Monday, 16 July 2018

Jika Anies Ikut-Ikutan Nyapres, Lalu Jakarta Siapa Yang Urus?

Sabtu, 7 Juli 2018 — 6:30 WIB
ndaftar nyapres

TAMBAH satu lagi capres kita! Setelah Jokowi – Prabowo yang didukung oleh sejumlah partai, banyak muncul Capres tanpa kendaraan. Misalnya Rizal Ramli, Gatot Nurmantyo, Abraham Samad. Tiba-tiba Anies Baswedan ikut-ikutan pula. Misalkan nanti ada parpol pendukungnya, lalu Jakarta siapa yang ngurus? Sebab Sandi juga sibuk cari Cawapres Prabowo.

Agaknya  tokoh Indonesia memang lagi kemaruk di era reformasi ini. Jaman Orde Baru, orang yang coba-coba mau Nyapres dianggap tidak etis, sebab Capres itu hanya monopoli Pak Harto. Jangankan terang-terangan Nyapres, baru nampak menonjol saja ketokohan seseorang, langsung ditarik dari peredaran, karena Pak Harto tak mau ada matahari kembar.

Setelah era reformasi, orang bebas bermimpi sampai terbasah-basah untuk jadi capres maupun wapres. Apalagi menghadapi Pilpres 2019, begitu ombyokan orang yang berebut ingin tinggal di Istana Negara. Sampai-sampai, ada anak kemarin sore pun dikarbit jadi capres maupun cawapres, mengandalkan nama besar ayahnya.

Untuk menjadi capres maupun cawapres, harus punya kendaraan politik, yakni parpol pendukung. Jokowi jelas didukung oleh PDIP, Golkar, Nasdem, PPP, Hanura. Prabowo oleh Gerindra dan PKS, mungkin juga PAN. Tapi sayangnya partai besutan Amien Rais ini masih main mata ke sana kemari.

Yang mengherankan adalah Rizal Ramli, Gatot Nurmantyo dan Abraham Samad. Kendaraan politik belum ada sudah menepuk dada mau nantang Jokowi di Pilpres 2019. Lalu kendaraannya apa? Memangnya bisa dikompensasikan pakai Grab maupun Gojek? Yang terjadi kemudian, mereka tengok sana tengok sini, persis orang nunggu Angkot yang tak kunjung lewat.

Yang tak diduga tak dinyana, Anies Baswedan yang sudah nyaman jadi Gubernur DKI, tiba-tiba ikut-ikutan tergoda untuk ikut Nyapres pula. Gara-garanya, banyak yang memasangkan dengan si Polan dan si Badu. Maka kemarin muncul sekelompok orang yang menamakan diri ANIES (Aliansi Nasional IndonEsia Sejahtera) mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2019.

Taruhlah nanti ada parpol yang berbaik hati mengusungnya. Lalu bagaimana dengan DKI Jakarta? Belum genap setahun sudah mau meninggalkannya. Sekarang saja, belum jelas partai apa pengusungnya, dia sudah sibuk nginthil (ikut) Wapres JK melulu. Diserahkan ke wakilnya? Sandiaga Uno sendiri kini juga sibuk cari Cawapes untuk Prabowo. – gunarso ts