Situs toto adalah langkah pertama menuju petualangan yang tak terlupakan. Contohnya di pasaran togel Macau, para penjudi memasuki dunia yang penuh dengan kegembiraan dan kejutan. Dengan tekad yang kuat, mereka siap memutar otak untuk merumuskan prediksi berdasarkan angka keluaran data macau 4d beberapa bulan sebelumnya.

Pernah dengar situs judi poker online terpercaya dari IDNPLAY? Jika ya maka tidak salah lagi bahwa idnpoker adalah jawabannya. Situs ini juga menyediakan download APK terbaru dan link login alternatif untuk pemain di wilayah Indonesia dan benua Asia.

Thursday, 05 December 2019

Terapkan E-TLE, Kapolda Ingin Angka Kecelakaan Turun Hingga 40 persen

Jumat, 2 Agustus 2019 — 11:38 WIB
Petugas kepolisian Traffic Managemet Center melakukan pemantauan tilang elektronik atau Elektronik Tilang Low Enforcement (E-TLE). (toga)

Petugas kepolisian Traffic Managemet Center melakukan pemantauan tilang elektronik atau Elektronik Tilang Low Enforcement (E-TLE). (toga)

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono menyebut ada lima faktor yang menyebabkan pelanggaran lalu lintas, yakni faktor petugas, masyarakat, sarana dan prasarana, regulasi serta budaya masyarakat.

Menurutnya, keberadaan kamera tilang elektronik atau e-TLE dapat mengubah perilaku masyarakat dalam berkendara secara perlahan.

“Budaya masyarakat ini kadang-kadang suka menerobos biar cepat, akibatnya terjadi pelanggaran lalin. Ini awal daripada muncul kecelakaan. Ini kecelakan bisa kita tekan dengan e-TLE, khususnya yang menimbulkan fatalitas,” ujar Gatot dalam coffee morning menyongsong Jakarta tertib lalu lintas di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019).

Ia pun berharap angka kecelakaan dapat menurun dengan adanya keberadaan e-TEL tersebut.

“Karena kita ketahui kecelakaan lalu lintas diawali pelanggaran lalu lintas. Apalagi data kecelakaan terjadi peningkatan, setiap tahun rata-rata di atas 5.000, korban yang meninggal di atas 500, belum lagi korban yang luka berat,” kata Gatot.

“Harapan kita dengan e-TLE bisa berkurang 40 persen terhadap angka kecelakaan ini,” sambungnya.

Penerapan e-TLE telah dilakukan sejak 1 November 2019 oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya. Kini kamera e-TLE pun telah ditambah, yang semula hanya dua kini menjadi 12 kamera yang tersebar di 10 titik di kawasan Sudirman-MH. Thamrin.

Kamera e-TLE pun kini semakin canggih dengan empat fitur tambahan. Yakni dapat merekam pelanggaran ganjil genap, tidak menggunakan sabuk pengaman, menggunakan handphone saat berkendara dan kecepatan maksimal 40km/jam. (firda/ys)