Jika anda sedang membutuhkan situs poker online terbaik Indonesia 2025, silakan kontak kami untuk mendapatkan link daftar dan login IDN Poker di situs agen resmi IDN Play terpercaya, Nirwanapoker.

Nikmati semua pertandingan bola sejagat raya, dapatkan odds terbaik di situs judi bola IDN Sport besutan IDN Play dan bersenang-senanglah dengan sesama penggila sepak bola Indonesia di komunitas petaruh bola situs VIO88.

Jika anda ingin bermain Toto Macau dengan hasil maksimal, mulailah dengan membuat prediksi togel yang terencana. Tentukan jumlah putaran, pola angka keluaran dan evaluasi setiap akhir minggu. Dengan sistem seperti ini, taruhan anda akan lebih terkordinasi dan tidak mengandalkan hoki semata. Situs bandar toto togel ARIZONA88 menyediakan tabel pengeluaran Toto Macau 4D yang bisa diakses 24 jam secara gratis. Dengan menggunakan data toto macau ini sebagai acuan dalam membuat prediksi togel, itu akan memberi anda keunggulan psikologis dan strategi.

Di acentalaska.com, mereka memahami bahwa masalah kesehatan bisa menakutkan. Itulah sebabnya tim Acent Anchorage berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi setiap pasien. Dokter spesialis meluangkan waktu untuk mendengarkan dan menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan unik Anda. Baik konsultasi maupun prosedur bedah di BioPharma Global, Anda dapat mempercayai mereka untuk memprioritaskan kesejahteraan Anda. Bergabunglah dengan komunitas pasien ACENT yang puas hari ini!

Thursday, 05 December 2019

Pengamat:

Jika Tak Ingin Senasib Demokrat, PDIP Harus Cari Pengganti Jokowi

Sabtu, 3 Agustus 2019 — 20:30 WIB
Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi. (ikbal)

Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi. (ikbal)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo disebut menjadi pendulang suara Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) pada Pemilu 2019 kemarin. Pengamat politik, Burhanuddin Muhtadi mengatakan PDIP harus segera menemukan sosok pengganti Jokowi jika ingin kembali menang untuk ketiga kalinya secara beruntun (hattrick) pada Pemilu 2024.

Sesuia undang-undang Jokowi tidak lagi bisa bertarung di Pilpres karena sudah dua kali menjabat. Di sisi lain Burhanuddin menilai pemilih pada 2024 masih melihat berdasarkan personalisasi politik dibanding didasarkan pada partai politik.

“Meskipun Mas Hasto (Kristiyanto) mengatakan bahwa PDIP  coba dibangun atas dasar kelembagaan di atas  ketokohan pribadi, tapi pemilu kita didesain untuk mencetak satu perilaku pemilih yang cenderung kuat didasarkan personalisasi politik, ketokohan, ketimbang instutusional partai,” ujarnya pada diskusi politik di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8/2019).

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia ini mengingatkan PDIP kepada kemunduran Partai Demokrat usai tokoh sentralnya, Susilo Bambang Yudhoyono tidak lagi bisa mengikuti Pilpres. Dia menyebut pada 2014 suara Demokrat turun hingga 50 persen dibandingkan pada 2009 karena gagal menyiapkan ikon partai.

“Ketika Pak jokowi tidak bisa maju lagi 2024, skenario buruk seperti dialami demokrat 2014 bisa menjadi terulang. Salah satu sebab karna sby sebagai icon tidak bisa maju sebagai capres. Saat yang sama demokrat tidak punya tokoh yg kuat di 2014,” jelasnya.

Lebih lanjut, Burhanuddin menilai Jokowi membawa efek elektoral bagi PDIP. Bahkan dia menyebut eektabilitas Jokowi selam ini lebih tinggi dibanding partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu.

“Pak jokowi approval rating maupun elektabilitasnya, selalu lebih besar dari PDIP, artinya tidak seluruh pemilih Jokowi memilih PDIP,” tandasnya. (ikbal/win)

 

Pengamat Politik Burhanuddin Muhtadi (ketiga dari kanan) saat diskusi politik di DPP PDIP. (ikbal)