Jika anda sedang membutuhkan situs poker online terbaik Indonesia 2025, silakan kontak kami di PoskotaNews untuk mendapatkan link daftar dan login IDN Poker di situs agen resmi IDN Play terpercaya, Nirwanapoker.

Nikmati semua pertandingan bola sejagat raya, dapatkan odds terbaik di situs judi bola IDN Sport besutan IDN Play dan bersenang-senanglah dengan sesama penggila sepak bola Indonesia di komunitas petaruh bola situs VIO88.

Jika anda ingin bermain Toto Macau dengan hasil maksimal, mulailah dengan membuat prediksi togel yang terencana. Tentukan jumlah putaran, pola angka keluaran dan evaluasi setiap akhir minggu. Dengan sistem seperti ini, taruhan anda akan lebih terkordinasi dan tidak mengandalkan hoki semata. Situs bandar toto togel ARIZONA88 menyediakan tabel pengeluaran Toto Macau 4D yang bisa diakses 24 jam secara gratis. Dengan menggunakan data toto macau di halaman situs ini > https://rattegioielli.com sebagai acuan dalam membuat prediksi togel, itu akan memberi anda keunggulan psikologis dan strategi.

Di acentalaska.com, mereka memahami bahwa masalah kesehatan bisa menakutkan. Itulah sebabnya tim Acent Anchorage berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi setiap pasien. Dokter spesialis meluangkan waktu untuk mendengarkan dan menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan unik Anda. Baik konsultasi maupun prosedur bedah di BioPharma Global, Anda dapat mempercayai mereka untuk memprioritaskan kesejahteraan Anda. Bergabunglah dengan komunitas pasien ACENT yang puas hari ini!


Thursday, 05 December 2019

Tak Terkait Kasus Nunung, Ini Peran 4 Tersangka yang Diciduk Bareng K

Rabu, 7 Agustus 2019 — 16:59 WIB
Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak (kiri), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, dan Kanit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Ocha, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2019). (firda)

Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak (kiri), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, dan Kanit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Ocha, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2019). (firda)

JAKARTA – Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan empat tersangka yang ditangkap bersama DPO K, tidak terkait dengan jaringan pemasok narkoba jenis sabu terhadap kmedian Nunung.

Keempat tersangka itu, yakni FA alias JAR, DA alias DER, Bagong alias GONG, dan ML alias NANG. Dari hasil pemeriksaan didapati kalau keempatnya, serta K, positif menggunakan narkoba jenis ganja dan sabu. Oleh karena itu, kelimanya pun diciduk polisi pada Sabtu (3/8/2019).

“Empat lainnya tidak berhubungan dengan (jaringan) TB. Tapi saat penangkapan K, empat orang ini turut serta (berada di TKP), kemudian memiliki peran juga” ujar Calvijn di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2019).

Ia menjelaskan, keempat tersangka ini tak hanya ditangkap karena terlibat penyalahgunaan narkoba saja. Tetapi juga dinilai terlibat dalam permufakatan jahat. Salah satunya ialah keempat tersangka ini memiliki peran membantu tersangka K untuk melarikan diri.

“Perannya (empat tersangka) ada yang mengambil barang atas perintah K, menyimpan barang bukti yang sedang dicari, kemudian membantu tersangka K melarikan diri, membantu tersangka K untuk bersembunyi di rumahnya,” jelas Calvijn.

Sebelumnya diketahui, tersangka K ditangkap di dalam kamar sebuah rumah indekos daerah Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (3/8/2019). Ia ditangkap bersama dua tersangka lainnya, yakni JAR dan DER. Selanjutnya polisi menangkap GONG dan NANG di depan kamar yang dihuni oleh K.

Setelah menangkap kelima tersangka itu, polisi pun melakukan pengembangan dengan menggeledah kediaman NANG dan ditemukan sejumlah barang bukti. Salah satunya sabu seberat 300 gram yang dititipkan oleh tersangka K kepada tersangka NANG.

Tersangka K sendiri diketahui bagian dari jaringan pemasok sabu Nunung. Di mana K berperan menaruh sabu di dekat tiang listrik di kawasan Cibinong, atas perintah tersangka E. Sabu itu nantinya diambil oleh tersangka TB untuk diserahkan kepada tersangka Nunung.

Akibat perbuatannya, kelimanya dikenakan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 127 huruf a Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar. (firda/yp)