Saturday, 16 November 2019

Didukung Dana Rp98,4 Miliar, Proyek Jalan Layang Gaplek Dimulai

Rabu, 21 Agustus 2019 — 2:30 WIB
Alat berat yang tengah melakukan perataan bangunan di kawasan Perempatan Gaplek,  Pamulang persiapan pembangun jalan layang atau Fly Over Gaplek.  (anton)

Alat berat yang tengah melakukan perataan bangunan di kawasan Perempatan Gaplek, Pamulang persiapan pembangun jalan layang atau Fly Over Gaplek. (anton)

TANGSEL – Setelah lebih dua tahun terhenti proyek jalan layang atau fly over perempatan Gaplek di Jalan Raya Martadinata, Pamulang dua minggu belakangan kembali dilanjutkan.

“Proyek kerjasama antara Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kementerian Pekerjan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) mulai Agustus 2019 mulai tahap pekerjaan kembali, ” kata Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tangsel, Aries Kurniawan, Selasa (20/8/2019).

Pembangunan fly over ini akan dilakukan dengan sistem multi years contract (MYC). Pembiayaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019-2020.

“Alhamdulilah, untuk pembangunan insfrastruktur progresnya baik. Agustus ini mulai tahap pekerjaan untuk flyover Martadinata (Gaplek) sebagai salah satu upaya mengatasi kemacetan di perempatan Gaplek,” katanya.

Pelaksanaan pekerjaan Jalan Nasional Metropolitan I Jakarta, tambahnya,  ditangani PT Likatama Graha Mandiri (LGM) dengan anggaran sekitar Rp 98,461 miliar dan nilai kontrak sebesar Rp79,919 miliar.

Program pembangunan jalan layang atau fly over perempatan Gaplek memang sudah ada sejak 13 tahun lalu. Dan dua tahun belakangan sudah mulai dikerjakan tapi terhenti akibat adanya penolakan ganti rugi lahan milik warga yang terkena proyek.

Ditambahkan Aries Kurniawan,  pembiayaan proyek dari APBN tahun 2019 – 2020 dengan nomor kontrak HK0201-Bb6/PJNWIDKI/PPK/VIII/2019.01, tanggal kontrak 15 Agustus 2019, untuk SPMK nya 16 Agustus 2019, masa pelaksanaan 240 hari kalender, tanggal PHO nya 11 April 2020 dan FHO nya pada 11 April 2022 dengan konsultan supervise PT Anugerah Kridapadana (JO), PT Wiranta Bhuana Raya-Surya Marza Konsultindo.

Bahkan,  Dirjen Bina Marga KemenPUPR bersama kontraktor pelaksana pekerjaan sudah teken kontrak termasuk penyerahan lapangan pun sudah diterima langsung oleh Asisten Daerah III Tangsel Bidang Administrasi Umum dan Kesra, Teddy Meiyadi. (anton/win)