Jika anda sedang membutuhkan situs poker online terbaik Indonesia 2025, silakan kontak kami untuk mendapatkan link daftar dan login IDN Poker di situs agen resmi IDN Play terpercaya, Nirwanapoker.

Nikmati semua pertandingan bola sejagat raya, dapatkan odds terbaik di situs judi bola IDN Sport besutan IDN Play dan bersenang-senanglah dengan sesama penggila sepak bola Indonesia di komunitas petaruh bola situs VIO88.

Jika anda ingin bermain Toto Macau dengan hasil maksimal, mulailah dengan membuat prediksi togel yang terencana. Tentukan jumlah putaran, pola angka keluaran dan evaluasi setiap akhir minggu. Dengan sistem seperti ini, taruhan anda akan lebih terkordinasi dan tidak mengandalkan hoki semata. Situs bandar toto togel ARIZONA88 menyediakan tabel pengeluaran Toto Macau 4D yang bisa diakses 24 jam secara gratis. Dengan menggunakan data toto macau ini sebagai acuan dalam membuat prediksi togel, itu akan memberi anda keunggulan psikologis dan strategi.

Di acentalaska.com, mereka memahami bahwa masalah kesehatan bisa menakutkan. Itulah sebabnya tim Acent Anchorage berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi setiap pasien. Dokter spesialis meluangkan waktu untuk mendengarkan dan menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan unik Anda. Baik konsultasi maupun prosedur bedah di BioPharma Global, Anda dapat mempercayai mereka untuk memprioritaskan kesejahteraan Anda. Bergabunglah dengan komunitas pasien ACENT yang puas hari ini!

Friday, 06 December 2019

Polisi Tak Tutup Kemungkinan Kasus 2 Mahasiswa Dihentikan

Sabtu, 28 September 2019 — 8:16 WIB
Demo mahasiswa di depan DPR/MPR RI menuntut penundaan pengesahan RUU Pertanahan, RUU Minerba, RUU KUHP, dan RUU Pemasyarakatan. (ikbal)

Demo mahasiswa di depan DPR/MPR RI menuntut penundaan pengesahan RUU Pertanahan, RUU Minerba, RUU KUHP, dan RUU Pemasyarakatan. (ikbal)

JAKARTA – Polisi tidak menutup kemungkinan kalau kasus yang menyandung dua mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, dapat dihentikan atau SP3.

Pasalnya, kini polisi telah melakukan penangguhan penahanan terhadap Hatif dan Nabil. Di mana keduanya diamankan lantaran mengambil dan membawa peralatan milik polisi ketika tengah melakukan aksi unjuk rasa di depan DRP pada 24 September 2019.

“Untuk saat ini semua ditangguhin. Untuk SP3 masih dalam proses,” ujar Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Rovan Richard Mahenu, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (27/9/2019).

Oleh karena itu, ia mengungkapkan kalau pihaknya tidak menutup kemungkinan kasus kedua mahasiswa itu dihentikan (SP3). Alasannya, kedua mahasiswa tersebut telah meminta maaf dan mengakui kesalahannya.

“Untuk kasus ini akan kita lakukan pembinaan. Karena dari hasil diskusi mereka sudah minta maaf dan akui salah. Kita lihat juga usia-usia mereka masih produktif. Jadi kita kembalikan ke orang tua,” jelas Rovan.

Untuk diketahui, kedua mahasiswa ini sempat diamankan dan diperiksa oleh polisi karena aksi keduanya viral di media sosial. Hatif diamankan lantaran fotonya yang membawa tameng polisi viral di media sosial. Sedangkan Nabil diamankan karena videonya yang menunjukan dirinya memegang dan membawa handy talkie (HT) milik polisi.

“Saya mohon maaf kepada kepolisian atas tingkah laku saya dalam video yang viral. Hal itu saya ucapkan bukan dari hati tapi respon dari psikis massa aksi,” kata Nabil.

Kini keduanya telah dipulangkan oleh pihak kepolisian. Hal ini karena kedua mahasiswa tersebut telah meminta maaf dan mengakui kesalahan yang diperbuatnya. Sore tadi pun, keluarga Hatif dan Nabil telah menjemput dua mahasiswa itu di Polda Metro Jaya. (firda/yp)