Friday, 18 October 2019

Dosen dan Mahasiswi Sekamar, Sudah 3 Kali Digerebek Istri (II)

Senin, 7 Oktober 2019 — 16:16 WIB
ini dia2

Tadi pagi di Dosen dan Mahasiswi Sekamar, Sudah 3 Kali Digerebek Istri kita sudah tau bagaimana pak dosen dan mahasiswinya ini sedang berdua-duaan. Bener nih cuma bimbingan skripsi?? Yuk kita cusss…lanjut dibaca deh.

Di sinilah peran dosen Adnan pada mahasiswa Maya. Secara periodik dia memberi bimbingan skripsi.

Begitu entengan sang dosen, bukan pertemuan itu dilangsungkan di kampus, melainkan dosennya yang mengalah ke rumah mahasiswinya.

Rupanya ada saksi mata yang melaporkan hal ini pada Rafikah, istri dosen Adnan. Tentu saja dadanya langsung mengkap-mengkap seperti kap mobil sedang ngademin mesin.

Dia langsung melabrak ke rumah kos-kosan mahasiswi tersebut. Memang benar ditemukan dosen dan mahasiswi itu dalam satu kamar, tapi tidak berbuat tak senonoh.

Rafikah berfikir, jika sudah di-sweeping, tentunya suami takkan lagi mengulang perbuatannya. Ternyata tidak! Ada lagi laporan serupa masuk, sehingga untuk kedua kalinya Adnan-Maya digerebek. Tapi hasilnya sama, keduanya tidak dalam posisi berbuat tidak senonoh, apa lagi lima nonoh.

Dua kali nihil dalam penggerebekan, mestinya Rafikah tak mau meladeni lagi laporan yang masuk. Sebab semuanya hoaks belaka, hasil kerja tukang nyinyir bin lambe nggambleh kata orang Jawa transmigran di Palu.

Ternyata tidak. Dia masih mau menanggapi laporan itu. “Malah sekarang lampunya dimatikan,” kata sang pelapor.

Untuk ketiga kalinya Rafikah menggerebek, tapi kali ini disaksikan polisi pula. Tapi lagi-lagi Adnan-Maya tidak dalam posisi mesum. Jika lampu dimatikan, karena mau nonton bola Liga Italia.

“Jadi jangan percaya omongan istriku, dia memang mau menjatuhkan saya,” kata dosen Adnan pada pers.

Mau nonton bola, atau mau “main bola” sendiri? (gunarso ts)