Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Wednesday, 13 November 2019

Keberadaan Pengawas Ketenagakerjaan Dinilai Masih Lemah

Selasa, 12 November 2019 — 21:37 WIB
Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI),Timboel Siregar.(dok)

Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI),Timboel Siregar.(dok)

JAKARTA  — Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI), Timboel Siregar, menilai pengawas ketenagakerjaan lemah dikarenakan faktor regulasi, otonomi daerah, itikad baik pengawas dan alokasi anggaran.

Hal ini menyusul deregulasi kewenangan pengawasan dari pusat ke pemerintah daerah/provinsi, sesuai revisi UU.Pemda UU 2/2015 diubah dari UU 23/2014.

“Pengawas ketenagakerjaan salah satu faktor penting penunjang terlaksananya hubungan industrial yang baik di lokasi kerja,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (12/11/2019).

“Tapi faktanya, pengawasan ketenagakerjaan yang ada sekarang sangat lemah. Itu disebabkan oleh berbagai hal seperti regulasi, otonomi daerah, itikad baik pengawas dan alokasi anggaran.”

Hal senada pernah diungkap Kementerian Ketenagakerjaan, saat dipimpin Hanif Dhakiri. Katanya, kualitas dan kuantitas pengawas ketenagakerjaan di daerah sangat memprihatinkan dan revisi UU Pemda terkait kerjasama kementerian dan Pemprov akan mengembalikan profesionalisme. “Personilnya tidak bisa lagi dipindah-pindah sembarangan oleh kepala daerahnya.”

Kemenaker mencatat akhir 2014 jumlah pengawas ketenagakerjaan 1.776 orang. Mereka bertugas mengawasi 265.209 perusahaan. Idealnya, dibutuhkan 4.452 petugas pengawas ketenagakerjaan sehingga masih ada kekurangan 2.676 orang pengawas. Dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, 155 kabupaten/kota belum punya pengawas ketenagakerjaan. (rinaldi/win)