Situs toto adalah langkah pertama menuju petualangan yang tak terlupakan. Contohnya di pasaran togel Macau, para penjudi memasuki dunia yang penuh dengan kegembiraan dan kejutan. Dengan tekad yang kuat, mereka siap memutar otak untuk merumuskan prediksi berdasarkan angka keluaran data macau 4d beberapa bulan sebelumnya.

Pernah dengar situs judi poker online terpercaya dari IDNPLAY? Jika ya maka tidak salah lagi bahwa idnpoker adalah jawabannya. Situs ini juga menyediakan download APK terbaru dan link login alternatif untuk pemain di wilayah Indonesia dan benua Asia.

Friday, 29 November 2019

Jokowi Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Rangking 3 Setelah China dan India

Kamis, 28 November 2019 — 17:53 WIB
Presiden Jokowi saat Pembukaan Kompas100 CEO Forum Tahun 2019 di Jakarta.(ist)

Presiden Jokowi saat Pembukaan Kompas100 CEO Forum Tahun 2019 di Jakarta.(ist)

JAKARTA  – Presiden Jokowi menegaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada rangking 3, setelah China dan India di antara negara-negara anggota Group 20 (G20).

“Ini yang patut kita syukuri dan yang sering kita lupakan, ” kata Jokowi pada acara Pembukaan Kompas100 CEO Forum Tahun 2019 di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Hadir dalam acara itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Jokowi juga menceritakan  semua negara sekarang ini tertekan oleh kondisi eksternal, pertumbuhan ekonomi global, perang dagang yang tidak semakin jelas, masalah-masalah yang ada di Amerika Latin, masalah Brexit, masalah-masalah yang ada di Timur Tengah, di dekat Indonesia ada masalah Hong Kong yang enggak selesai-selesai.

Presiden juga memgakuiu Indonesia telah berpuluh tahun menghadapi satu persoalan yang tak kunjung bisa diselesaikan, yaitu current account deficit  atau defisit transaksi berjalan.
“Saya  meyakini, salah satu cara untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Saya yakin dalam waktu 3, maksimal 4 tahun akan bisa kita selesaikan yang namanya defisit transaksi berjalan kita,” kata Jokowi.

Kepala negsra menilai transformasi ekonomi diperlukan karena menurut Presiden, Indonesia sudah bertahun-tahun ketergantungan terhadap komoditas, baik jumlah maupun harganya. Harga komoditas selalu membayangi ekonomi Indonesia karena apabila harganya turun, pasti akan berpengaruh kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Selain itu, defisit transaksi berjalan juga dipengaruhi oleh impor yang besar dalam bidang energi, terutama untuk minyak dan gas, serta impor barang-barang modal dan bahan baku. Tak hanya itu, volatilitas rupiah dan pertumbuhan ekonomi juga akan terpengaruh.

“Oleh sebab itu, ke depan kita memiliki agenda besar yaitu meningkatkan ekspor dan produk substitusi impor. Dua hal ini yang menjadi agenda yang berkaitan ekspor dan impor,” ujarnya. (johara/win)