Monday, 09 December 2019

Tahun depan, Porkab Digelar Lagi

Senin, 2 Desember 2019 — 10:11 WIB
Ketua KONI Kabupaten Bekasi Reza Lutfi Hasan bersama Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja usai pelantikan kepenhurusan.(ist)

Ketua KONI Kabupaten Bekasi Reza Lutfi Hasan bersama Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja usai pelantikan kepenhurusan.(ist)

BEKASI – Pesta Olahraga Daerah atau Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) digelar awal tahun depan. Atlet andalan menjadi target untuk dibina Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi dalam menggalang atlet potensial asli daerah.

“Setelah vakum beberapa tahun, kami akan kembali menggelar ajang olahraga daerah ini pada tahun depan,” kata Ketua Umum KONI Kabupaten Bekasi, Reza Lutfi.

Menurutnya, tahun- tahun sebelumnya Porkab tidak dijalankan lagi. Padahal, bila melihat wilayah Bekasi yang terus berkembang, salah satu barometer daerah maju yakni dengan perkembangan olahraga. Untuk itu, kegiatan Porkab ini akan menjadi event tahunan di Bekasi.

“Maka, jargon kita sekarang menjadi juara umum PORDA. Selanjutnya, tahapan PORKAB menjadi penunjang untuk menghadapi event Porda dan PON mendatang. Bila melihat perkembangan dunia olahraga di Kabupaten Bekasi, potensial berkembangnya olahraga prestasi sangat terbuka lebar,”terang Reza.

Atlet andalan dari Kabupaten Bekasi tidak bisa dipandang sebelah mata menjadi bagian dari Jawa Barat. Kendati masih diurutan ke tiga dibawah Bogor dan Bandung, motivasi menjadi pertama harus menjadi target.

“Kita sudah sangat mendukung, baik dari segi sarana dan prasarananya, maupun dengan potensi atlet yang dimiliki kami saat ini, apalagi ditambah dengan bibit baru potensial,” tegasnya.

Sehingga, kata dia, dengan adanya ajang ini diharapkan gairah berolahraga kembali bergelora dan menjadikan masyarakat Bekasi berolahraga.

Pada KONI Kabupaten Bekasi tercatat, sebanyak 21 Cabang Olahraga (Cabor) akan menjadi kontestan multi event tersebut menjadi cikal bakal pembinaan atlet potensial jangka panjang.

Dipastikan nantinya akan muncul 500 atlet usia dini terhimpun dalam ajang tersebut. Selanjutnya tinggal menjalankan pembinaan atas potensi yang ada pada mereka. Menurut dia, dengan jangka waktu yang sudah ditetapkan tersebut, peluang untuk menjadi daerah olahragawan handal akan segera tercipta dengan sendirinya.

“Kemudian tinggal bagaimana mengembangkan atlet hingga bisa muncul di tiap event Nasional maupun Iternasional nantinya. “Ini menjadi siasat kita dalam mendobrak perkembangan olahraga di Bekasi saat ini, karena kami bisa mengetahui mana bibit potensial nantinya,” ujarnya.

Nantinya KONI Kabupaten Bekasi akan dengan mudah merekrut atlet mana saja yang potensial dalam ajang Porkab tersebut.

“Atlet potensial itu nantinya kami proritaskan dalam menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) tahun 2022 dan seterusnya. Karena untuk mencetak atlet potensial tidak bisa dengan waktu singkat,” tegasnya.

Reza menambahkan, dengan adanya event ini, proses penjaringan atlet bisa dengan sangat mudah dilakukan. Melihat perkembangan penduduk, juga banyaknya venue olahraga, sejatinya proses penunjang mencapai mutu atlet potensial sudah bisa diukur.

Idealnya, setiap cabang olah raga bisa memberikan stimulan pada perkembangan. Misalnya, Reza mencontohkan, Grafis perkembangan atlet bisa menjadi barometer perkembangan proses pembinaan. “Bila semua atlet sudah bisa mengikuti perkembangan, melalui tahapan pembinaan, maka Kabupaten Bekasi bisa menjadi daerah olahragawan handal,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong menambahkan, kegiatan ini akan menjadi event tahunan dan akan menjadi ikon olahraga tahunan di Bekasi. “Tentunya kami (pemerintah) sangat mendukung event ini, agar olahraga menjadi budaya di Bekasi nantinya,” tutupnya. (lina/yp)