Jika anda sedang membutuhkan situs poker online terbaik Indonesia 2025, silakan kontak kami di PoskotaNews untuk mendapatkan link daftar dan login IDN Poker di situs agen resmi IDN Play terpercaya, Nirwanapoker.

Nikmati semua pertandingan bola sejagat raya, dapatkan odds terbaik di situs judi bola IDN Sport besutan IDN Play dan bersenang-senanglah dengan sesama penggila sepak bola Indonesia di komunitas petaruh bola situs VIO88.

Jika anda ingin bermain Toto Macau dengan hasil maksimal, mulailah dengan membuat prediksi togel yang terencana. Tentukan jumlah putaran, pola angka keluaran dan evaluasi setiap akhir minggu. Dengan sistem seperti ini, taruhan anda akan lebih terkordinasi dan tidak mengandalkan hoki semata. Situs bandar toto togel ARIZONA88 menyediakan tabel pengeluaran Toto Macau 4D yang bisa diakses 24 jam secara gratis. Dengan menggunakan data toto macau di halaman situs ini > https://rattegioielli.com sebagai acuan dalam membuat prediksi togel, itu akan memberi anda keunggulan psikologis dan strategi.

Di acentalaska.com, mereka memahami bahwa masalah kesehatan bisa menakutkan. Itulah sebabnya tim Acent Anchorage berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi setiap pasien. Dokter spesialis meluangkan waktu untuk mendengarkan dan menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan unik Anda. Baik konsultasi maupun prosedur bedah di BioPharma Global, Anda dapat mempercayai mereka untuk memprioritaskan kesejahteraan Anda. Bergabunglah dengan komunitas pasien ACENT yang puas hari ini!


Friday, 06 December 2019

Dua Siswi SMP Taruna Mandiri Pamulang Tak Bisa Ikut Ujian karena Menunggak SPP

Kamis, 5 Desember 2019 — 19:50 WIB
Suasana sekolah Taruna Mandiri di Pamulang. (anton)

Suasana sekolah Taruna Mandiri di Pamulang. (anton)

TANGSEL – Dua anak  kakak beradik siswa  SMP  Taruna Mandiri,  Jalan Raya Parakan,  Kelurahan Benda Baru,  Pamulang,  tidak boleh mengikuti ujian karena menunggak bayar sekolah (SPP) hingga belasan juta rupiah.

“Sejak hari Senin (2/12) kedua anak kami,  kelas 2 dan  kelas 3 di  SMP  Taruna Mandiri  tidak diperkenankan masuk sekolah dan ujian sebelum melunasi uang tunggakan di sekolah trrsebut, ” kata Fitri,  oeang tua murid yang meminta Pemkot Tangsel untuk membantu menanggani kasus ini, Kamis (5/12/2019).

Sejak hari Senin (2/12) anak saya ber dua tidak ke sekolah dan tidak ikut ujian semester karena malu setelah diberirahu bahwa orang tua belum membayar uang sekolah hingga beberapa bulan.

“Sudah tiga hari ini kedua-duanya enggak sekolah termasuk ikut ujian. Padahal saya tetap tanggung jawab akan melunasi yang penting anak saya ikut ujian dulu  tapi tetap nggak bisa dari sekolah,” ujarnya sedih.

Dirinya pun sempat mendatangi pihak sekolah beberapa waktu lalu terkait  adanya tunggakan pembayaran sekolah sebelum ujian berlangsung.

“Tidak hanya siap membuat surat pernyataan,  tapi sempat juga membawa sertifikat tanah bersama suami untuk memberikan jaminan kepada pihak sekolah agar anaknya bisa ikut ujian ternyata pihak sekolah tetap tidak memberikan kebijakan atau keringanan tersebut,” tuturnya.

“Malah pihak sekolah menyampaikan agar kedua anaknya  di rumah saja  sebelum tunggakan dilunasi terlebih dahulu,”  ujarnya sedih yang mengaku kasihan kedua anaknya takut psikologi anaknya terganggu akibat hal itu.

Menurut dia,  kedua anaknya adalah pelajar yang  boleh dikatakan memiliki rangking lebih atau berprestasi di kelasnya masing masing. Keduanya kerap menjadi juara kelas. Sederet piagam dan penghargaan disabetnya karena memiliki kemampuan nilai terbaik.

Bahkan, kalau tidak salah,  tutur dia,  anaknya malah terpilih mewakili sekolah untuk kejuaraan cerdas cermat. Fotonya juga dipajang di mading sekolah, karena raihan prestasinya. “Nggak tahu bagaimana perasaan mereka dengan kondisi ini, pasti terganggu lah, minder juga dengan teman-temannya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Taruna Mandiri, Siti Fariha membantah adanya 2 siswi yang dilarang mengikuti ujian sekolah. Namun saat dijelaskan sejumkab saksi termsasuk orang tua kedua murid tersebut pihak sekolah tetap membantah masalah larangan mengikuti ujian karena menunggak bayaran.

“Tidak ada itu,” katanya dengan singkat dan meninggalkan sejumlah wartawan yang ingin mengonfirmasi masalah tersebut.

Sedangkan,  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono,  mengaku belum mendapatkan informasi tersebut.

“Belum ada informasi masalah itu. Secepatnya saya minta jajaran Disdikbud Tangsel dan kecamatan untuk mengecek hal itu secepatnya, ” tuturnya jika benar silahkan ke dua anak itu mengikuti ujian semester.  (anton/win)