BOGOR – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan tubuh Muhammad Syahdan (12), bocah yang tenggelam di Kali Ciliwung, Sempur, Bogor Tengah.
Tim SAR gabungan mengerahkan kurang lebih 80 personel terus melakukan pencarian hingga akhirnya tubuh korban ditemukan sudah tak bernyawa, Sabtu (7/12/2019) pagi.
Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) menegaskan, tim SAR gabungan dibagi tiga area pencarian.
“SRU pertama melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian hingga radius lima meter. Lalu SRU kedua melakukan penyisiran menggunakan rubber boat hingga radius 5 KM dari lokasi kejadian dan SRU ketiga akan menyusuri jalur darat untuk melakukan pengamatan secara visual hingga radius 2 KM dari lokasi kejadian,” katanya.
Hendra menambahkan, unsur SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian korban yakni, Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Bogor Tengah, BPBD Kota Bogor, Damkar Kota Bogor, Damkar Kabupaten Bogor, Tagana, Polmas, PMI, Park Ranger, Sakti, Fokker, REGACI, dan JKU Kabupaten Bogor.
Muhammad Syahdan (12), merupakan siswa SDN Tegal Lega 2 Bogor Tengah. Saat itu, ia sedang berenang bersama teman-temannya, pada Jumat (6/12/2019).
Penjaga setempat, sempat menegur korban dan kawan-kawannya agar tidak berenang di lokasi tersebut. Namun, peringatan itu tidak didengarkan, hingga pada sore hari korban diketahui tenggelam.
Korban dievakuasi oleh penyelam dari tim SAR gabungan dari dalam air aliran kali Ciliwung menuju darat. Selanjutnya langsung dibawa menuju rumah duka tepatnya di Kampung Tegal Mangga, RT 01/03, Kelurahan Tegal Lega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
“Berkat sinergi dari seluruh tim SAR gabungan akhirnya korban berhasil ditemukan pagi ini dan saya mengucapkan turut berbela sungkawa atas kejadian ini,” kata Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC). (yopi/mb)