Situs toto adalah langkah pertama menuju petualangan yang tak terlupakan. Contohnya di pasaran togel Macau, para penjudi memasuki dunia yang penuh dengan kegembiraan dan kejutan. Dengan tekad yang kuat, mereka siap memutar otak untuk merumuskan prediksi berdasarkan angka keluaran data macau 4d beberapa bulan sebelumnya.

Pernah dengar situs judi poker online terpercaya dari IDNPLAY? Jika ya maka tidak salah lagi bahwa idnpoker adalah jawabannya. Situs ini juga menyediakan download APK terbaru dan link login alternatif untuk pemain di wilayah Indonesia dan benua Asia.

Tuesday, 10 December 2019

Dipecat 2015, Pria Berseragam Satpol PP Tipu Sana-sini Raup Uang Pembangunan Mesjid

Senin, 9 Desember 2019 — 21:18 WIB
pecatan satpol PP yang ditangkap atas aksi penipuan. (Ifand)

pecatan satpol PP yang ditangkap atas aksi penipuan. (Ifand)

JAKARTA – Seorang pecatan satpol PP ditangkap atas penipuan yang dilakukanya, Senin (9/12/2019). Ia diamankan usai menjalankan aksinya dengan menipu masyarakat bermodus menawarkan barang-barang material proyek khususnya dalam pembangunan masjid.

Heri Heryanto (33), anggota satpol PP yang dipecat pada 2015, ditangkap setelah menjalan 14 penipuannya. Pelaku diamankan setelah petugas memancing pria tersebut dengan berpura-pura ingin memesan bahan material yang selama ini menjadi modal penipuan.

Tatang, korban, mengatakan pelaku mendatanginya dengan mengenakan seragam Satpol PP atas nama Kurdi, lengkap dengan setelan celana beserta sepatu. “Jadi dia ini biasanya datangin proyek-proyek pembangunan masjid, nawarin barang-barang material kepada pengurus mesjid,” katanya, di kantor Kecamatan Jatinegara.

Namun, kata Tatang, setelah memberikan sejumlah uang, Heri kabur dan mengganti nomor HP-nya sehingga korban menghubunginya. Aksi itu pun ternyata bukan hanya dialaminya, karena beredar kabar ada belasan orang yang juga tertipu.

“Ternyata, kami juga tahu kalau ada warga di daerah lain yang pernah ditipu juga sama dia, total dia sudah 14 kali menipu,” ujarnya.

Narji, korban lain, mengatakan ia dan warga Pasar Rebo juga menjadi korban penipuan pada Juni 2019. Dengan modus yang sama, pelaku datang ke proyek pembangunan masjid yang ada di pemukimannya dengan mengaku sebagai anggota Satpol PP Kecamatan Pesanggrahan.

“Dia nawarin katanya punya teman di Pulogadung, proyeknya sudah selesai, dia nawarim ada besi 16, 13 sama 10. Kebetulan kami butuh, jadi kami beli ke dia,” tambahnya.

Dalam menawarkan bahan material itu, kata Narji, pelaku memberikan harga yang lebih rendah dari biasanya. Karena hal itu para pengurus masjid tergiur dan disepakati bahwa mereka akan membayar sebanyak Rp6,7 juta dengan rincian besi 16 sebanyak 40 batang dan besi 13 sebanyak 70 batang. “Waktu itu dia bilang mobilnya sudah ada di Jatinegara, sebentar lagi sampai,” terangnya.

Namun, sambung Narji, setelah menunggu dua jam lamanya, barang yang dijanjikan tak kunjung datang. Sementara uang untuk pembelian besi sudah diambil pelaku semuanya. “Pas ditunggu enggak datang, kami telpon enggak nyambung. Sampai sekarang kami tungguin nggak datang-datang,” kata Narji.

Terkait hal itu, Kasatpol PP DKI Jakarta, Arifin mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam atas kasus tersebut. Dari pemeriksaan awal, pelaku menggunakan atribut Satpol PP, melakukan penipuan di beberapa tempat. “Masih kami lakukan pemeriksaan sekarang, apalagi korbannya cukup banyak,” katanya.

Pelaku, sambung Arifin, dalam melakukan penipuan acap kali menggunakan nama samaran Kurdi dan Chairil Anwar. Bahkan, pria itu juga sebelumnya tercatat pernah bertugas di Satpol PP Kecamatan Pesanggrahan berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT). “Jadi tahun 2015 sudah tidak terdaftar sebagai anggota PTT lagi, jadi 2015 gaji sudah diputus ya? Secara resmi tahun 2015 sudah tidak menjadi anggota,” tambahnya. (ifand/yp)