Jika anda sedang membutuhkan situs poker online terbaik Indonesia 2025, silakan kontak kami untuk mendapatkan link daftar dan login IDN Poker di situs agen resmi IDN Play terpercaya, Nirwanapoker.

Nikmati semua pertandingan bola sejagat raya, dapatkan odds terbaik di situs judi bola IDN Sport besutan IDN Play dan bersenang-senanglah dengan sesama penggila sepak bola Indonesia di komunitas petaruh bola situs VIO88.

Jika anda ingin bermain Toto Macau dengan hasil maksimal, mulailah dengan membuat prediksi togel yang terencana. Tentukan jumlah putaran, pola angka keluaran dan evaluasi setiap akhir minggu. Dengan sistem seperti ini, taruhan anda akan lebih terkordinasi dan tidak mengandalkan hoki semata. Situs bandar toto togel ARIZONA88 menyediakan tabel pengeluaran Toto Macau 4D yang bisa diakses 24 jam secara gratis. Dengan menggunakan data toto macau ini sebagai acuan dalam membuat prediksi togel, itu akan memberi anda keunggulan psikologis dan strategi.

Di acentalaska.com, mereka memahami bahwa masalah kesehatan bisa menakutkan. Itulah sebabnya tim Acent Anchorage berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi setiap pasien. Dokter spesialis meluangkan waktu untuk mendengarkan dan menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan unik Anda. Baik konsultasi maupun prosedur bedah di BioPharma Global, Anda dapat mempercayai mereka untuk memprioritaskan kesejahteraan Anda. Bergabunglah dengan komunitas pasien ACENT yang puas hari ini!

Minggu, 29 Desember 2019

Hadapi Isu Radikalisme, Pemerintah Keluar Jalur

Selasa, 10 Desember 2019 — 17:28 WIB
Direktur Eksekutif Setara Institute, Ismail Hasani. (ikbal)

Direktur Eksekutif Setara Institute, Ismail Hasani. (ikbal)

JAKARTA – Setara Institute menilai pemerintah mengambil langkah keliru terhadap penanganan ditoleransi dan radikalisme.  Direktur Eksekutif Setara Institute, Ismail Hasani mengatakan kebijakan yang diambil tidak disadari pada pokok persoalan.

Ismail menilai peningkatan ditoleransi dan radikalisme justru tumbuh karena adanya kebijakan pemerintah daerah yang diskriminatif terhadap kelompok tertentu.

Pemerintah melalui para menteri telah keluar jalur dalam konteks penanganan intoleransi radikalisme. Mereka tak bertolak dari persoalan dasarnya. Kenapa kemudian intoleransi dan radikalisme meningkat.

“Kalau kita periksa data 12 tahun terakhir aktor yang paling bertanggung jawab adalah pemerintah daerah. Kenapa? Pemda yang selama ini mengakselerasi proses intoleransi dengan mendiskriminasi kelompok lain mengeluarkan kebijakan diskriminastif. Itulah medium recovery orang untk menjadi intoleran, difasilitasi oleh negara,” ujarnya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).

Kebijakan pada  surat keputusan bersama (SKB) 11 menteri terkait pencegahan radikalisme sebagai alat menekan aparatur sipil negara (ASN), peraturan Menteri Agama (PMA) soal majelis taklim hingga wacana larangan bercelana cingkrang dan bercadar di lingkungan pemerintah disebut Ismail sudah keluar jalur.

“Jangan lupa ASN juga melekat di dalamnya hak untuk berpendapat, berekspresi. Saya dukung penanganan  intoleransi, radikalisme di ASN tapi dengan cara presisi, HAM yang demokratif  . Orang kritik ya bebas. Kita dorong iklim demokrasi ke perkerja tapi juga pemerintah punya perangkat yang presisi,” tandasnya.

Lebih lanjut dia menambahkan tidak ada parameter yang jelas terkait kesetiaan kepada Pancasila. Kebijakan itu, bagi Ismail, hanya sebagai upaya pemerintah melakukan ‘tes ombak’.

“Bagaimana mungkin kita bisa menegakkan sesuatu yang masih abstrak. Jadi 2 – 3 bulan pertama ini saya lihat pemrintah sedang melakukan tes ombak. Tapi hampir seluruh cara yang dipilih pemerintah untuk menangani isu intoleransi radikalisme keluar jalur,” pungkas dia. (ikbal/win)