Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Tuesday, 10 December 2019

Musim Tak Menentu di DKI Untungkan Gubernur Anies

Selasa, 10 Desember 2019 — 6:33 WIB
air

BIASANYA  Oktober sudah tiba musim penghujan. Tapi ramalan BMKG menyebutkan, hujan baru turun November. Faktanya, sampai Desember DKI Jakarta masih jarang hujan. Musim tak menentu ini justru menguntungkan Gubernur Anies. Biasanya  Desember sudah bercingkrangria meninjau banjir, kini masih bisa santai.

Berita utama Pos Kota kemarin merekam kecemasan warga Pondok Ranggon Jakarta Timur, gara-gara Waduk Pondok Ranggon yang dirintis Gubernur Jokowi di 2014, hingga kini mangkrak. Warga mendesak Gubernur Anies memprioritaskan, karena khawatir banjir kembali akan menggenangi wilayah mereka.

Tenang aja! Sepertinya “Belanda” masih jauh, musim banjir sepertinya tak segera tiba. Soalnya, ramalan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi & Geofisika) meleset! Katanya musim penghujan di Jakarta baru akan tiba bulan November, bukan Oktober seperti lazimnya. Padahal faktanya, sampai seminggu lebih di bulan Desember, hujan di Jakarta masih main-main saja, belum serius.

Biasanya,  Desember Gubernur Anies sudah mencingkrangkan celananya, meninjau berbagai wilayahnya yang terkena banjir. Tapi kali ini, jangankan banjir datang di  Desember,  yang kata orang Jawa gede-gedene sumber (hujang paling banyak), hingga 9 Desember kemarin hujan masih jarang.

Bahkan warga Cilangkap yang punya  waduk mangkrak itu, belum lama ini sempat menerima bantuan air bersih, gara-gara hujan tak kunjung tiba. Tapi terlepas dari soal warga yang kesulitan air bersih, menunda proyek Waduk Cilangkap dengan alasan defisit APBD, rasanya ironis banget. Untuk bangun waduk, beralasan tak ada uang cukup. Tapi untuk Formula E Juni 2020 nanti, meski biayanya sampai Rp 1,6 triliun, dibela-belain.

Maka beruntunglah Gubernur Anies, “berkat” musim penghujan yang tidak menentu, tak perlu siapkan perahu karet, siapkan bantuan untuk korban banjir. Biasanya bulan Desember dan Januari jadi korban omelan warga kota, bahkan dibanding-bandingkan dengan Gubernur Ahok dalam mengatasi banjir, kini warga justru masih berharap kapan hujan turun secara normal di Jakarta. (gunarso ts)