Jika anda sedang membutuhkan situs poker online terbaik Indonesia 2025, silakan kontak kami di PoskotaNews untuk mendapatkan link daftar dan login IDN Poker di situs agen resmi IDN Play terpercaya, Nirwanapoker.

Nikmati semua pertandingan bola sejagat raya, dapatkan odds terbaik di situs judi bola IDN Sport besutan IDN Play dan bersenang-senanglah dengan sesama penggila sepak bola Indonesia di komunitas petaruh bola situs VIO88.

Jika anda ingin bermain Toto Macau dengan hasil maksimal, mulailah dengan membuat prediksi togel yang terencana. Tentukan jumlah putaran, pola angka keluaran dan evaluasi setiap akhir minggu. Dengan sistem seperti ini, taruhan anda akan lebih terkordinasi dan tidak mengandalkan hoki semata. Situs bandar toto togel ARIZONA88 menyediakan tabel pengeluaran Toto Macau 4D yang bisa diakses 24 jam secara gratis. Dengan menggunakan data toto macau di halaman situs ini > https://rattegioielli.com sebagai acuan dalam membuat prediksi togel, itu akan memberi anda keunggulan psikologis dan strategi.

Di acentalaska.com, mereka memahami bahwa masalah kesehatan bisa menakutkan. Itulah sebabnya tim Acent Anchorage berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi setiap pasien. Dokter spesialis meluangkan waktu untuk mendengarkan dan menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan unik Anda. Baik konsultasi maupun prosedur bedah di BioPharma Global, Anda dapat mempercayai mereka untuk memprioritaskan kesejahteraan Anda. Bergabunglah dengan komunitas pasien ACENT yang puas hari ini!


Wednesday, 18 December 2019

Demo Kartu Sehat, Belasan Pemuda Rela Diguyur Hujan Lebat

Selasa, 17 Desember 2019 — 18:44 WIB
Aksi unjuk rasa warga di depan DPRD Kota Bekasi. (saban)

Aksi unjuk rasa warga di depan DPRD Kota Bekasi. (saban)

BEKASI – Aksi unjuk rasa warga yang menginginkan  layanan kesehatan gratis melalui Kartu Sehat (KS) berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), kembali digelar, di halaman Gedung DPRD Kota Bekasi, Selasa (17/12/2019).

Meski aksi diguyur hujan lebat, namun beberapa pemuda yang menamakan dirinya AKIB (Aliansi Kawan Intelektual Bekasi) tetap menggelar aksi demonstrasinya di gerbang gedung DPRD Kota Bekasi.

AKIB yang merupakan aliansi dari mahasiswa Universitas Bhayangkara (Ubhara), Kawan Intelektual Bekasi Bersatu (KIBB) dan HMI komisariat Ubhara ini menyoroti penggunaan uang rakyat untuk program KS-NIK sejak tahun anggaran 2017 hingga 2019.

Koordinator Aksi AKIB Ferdiawan listianto mendesak DPRD Kota Bekasi agar segera membentuk Pansus KS-NIK terkait bentuk pengawasan anggaran yang telah digunakan dalam program KS-NIK berdasarkan Surat Edaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) B/10174/LIT.04/10-15/11/2019.

“DPRD Kota Bekasi harus segera membentuk Pansus KS-NIK, karena program tersebut menggunakan uang rakyat. Oleh karena itu Pemkot harus segera mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran yang besar itu kepada rakyat,” tegas Ferdi yang juga Ketua Komisariat HMI Ubhara.

Pembentukan Pansus KS-NIK, menurut Ferdi sudah sangat tepat mengingat para legislator DPRD Kota Bekasi merupakan wakil rakyat yang notabene memiliki fungsi pengawasan yang mesti segera digunakan atas nama konstitusi.

“DPRD mempunyai fungsi pengawasan terhadap Pemerintah Kota Bekasi, harus segera dilaksanakan (fungsi pengawasan). Karena kami menduga ada indikasi kecurangan dalam penggunaan anggaran, oleh karena itu kami meminta agar penggunaan anggaran tersebut diaudit oleh BPK RI dan meminta kepada DPRD Kota Bekasi secara terbuka dan transparan kepada masyarakat terkait pembentukan Pansus KS-NIK,” terang Ferdi.

Jika tuntutan mereka tidak mendapat respon positif dari para Politisi Kalimalang, Ferdi mengancam akan menginisiasi konsolidasi secara masif kepada seluruh mahasiswa se-Bekasi agar dapat turun aksi bersama-sama dengan saru suara yakni menuntut 50 anggota dewan untuk menggunakan hak angket mereka agar membuka tabir kelam penggunaan anggaran KS-NIK dalam tiga (3) tahun terakhir.

“Kami akan gelar demonstrasi lagi jika tuntutan kami tidak direspon oleh DPRD Kota Bekasi dan meminta kepada dewan untuk segera menggunakan hak angketnya untuk membuka sejelas-jelasnya penggunaan uang rakyat dalam anggaran KS NIK di Kota Bekasi,” pungkasnya. (saban/tri)