Jika anda sedang membutuhkan situs poker online terbaik Indonesia 2025, silakan kontak kami di PoskotaNews untuk mendapatkan link daftar dan login IDN Poker di situs agen resmi IDN Play terpercaya, Nirwanapoker.

Nikmati semua pertandingan bola sejagat raya, dapatkan odds terbaik di situs judi bola IDN Sport besutan IDN Play dan bersenang-senanglah dengan sesama penggila sepak bola Indonesia di komunitas petaruh bola situs VIO88.

Jika anda ingin bermain Toto Macau dengan hasil maksimal, mulailah dengan membuat prediksi togel yang terencana. Tentukan jumlah putaran, pola angka keluaran dan evaluasi setiap akhir minggu. Dengan sistem seperti ini, taruhan anda akan lebih terkordinasi dan tidak mengandalkan hoki semata. Situs bandar toto togel ARIZONA88 menyediakan tabel pengeluaran Toto Macau 4D yang bisa diakses 24 jam secara gratis. Dengan menggunakan data toto macau di halaman situs ini > https://rattegioielli.com sebagai acuan dalam membuat prediksi togel, itu akan memberi anda keunggulan psikologis dan strategi.

Di acentalaska.com, mereka memahami bahwa masalah kesehatan bisa menakutkan. Itulah sebabnya tim Acent Anchorage berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi setiap pasien. Dokter spesialis meluangkan waktu untuk mendengarkan dan menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan unik Anda. Baik konsultasi maupun prosedur bedah di BioPharma Global, Anda dapat mempercayai mereka untuk memprioritaskan kesejahteraan Anda. Bergabunglah dengan komunitas pasien ACENT yang puas hari ini!


Thursday, 19 December 2019

Sidang Perkara Suap Romahurmuziy, Margarito Ingatkan Hakim Jeli dan Proporsional

Rabu, 18 Desember 2019 — 16:30 WIB
Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis. (dok/julian)

Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis. (dok/julian)

JAKARTA – Pengamat Hukum Tata Negara, Margarito Kamis meminta majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta untuk membedakan status Romahurmuziy ketika masih menjadi anggota DPR dan menjadi ketua umum partai saat melakukan kegiatan. Sebab menurutnya dua status itu mempunyai konsekuensi hukum yang berbeda.

“Dapat dibedakan status anggota DPR dengan ketua umum partai, tegas saya berpendapat, dua soal ini diatur dalam UU yang berbeda,” kata Margarito saat menjadi saksi ahli dalam kasus jual-beli jabatan dengan terdakwa eks Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy alias Romi, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2019).

“Ini cukup rumit, maka perlu jeli betul dalam melihat ini. Sebab jika tidak, itu akan pukul rata, tidak proporsional dalam melihat masalah,” imbuhnya.

Margarito yang dihadirkan kuasa hukum Romi menambahkan bahwa adminitrasi kesekjenan DPR selalu melekat pada kegiatan anggota DPR. Tidak hanya di persidangan, namun juga saat reses.

“Jika beliau anggota DPR turun ke daerah saat reses adalah perintah kesekjenan, semua pembiayaannya diadministrasikan. Sehingga jika ia menghadiri tahlilan misalnya saat menjalankan tugas DPR dan menerima bingkisan, maka itu dilarang,” jelas dia.

(BacaRomahurmuziy Ditetapkan Sebagai Tersangka)

Berbeda dengan posisi sebagai politisi atau bahkan ketum partai yang sedang turun ke daerah untuk menyerap aspirasi masyarakat atau konstituen. Saat menjalankan fungsi sebagai politisi ini, maka seseorang tersebut bertindak bukan sebagai anggota DPR. Dia menyebut salah satu fungsi partai politik melakukan artikulasi dan menyerap aspirasi-aspirasi rakyat.

“Jika seorang melakukan fungsinya sebagai ketua partai dalam menyerap aspirasi, maka tidak terkait dengan suap menyuap. Misalnya saat Ketum Partai mendapatkan oleh-oleh dari ketua wilayah, maka itu tidak apa-apa,” jelas Margarito.

Margarito merupakan salah satu saksi ahli yang dihadirkan dalam sidang dengan terdakwa Romi. Ia didakwa menerima suap dari mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin dan mantan Kepala Kantor Kemenag Gresik Muafaq Wirahadi yang sudah divonis bersalah.

(BacaKPK Eksekusi 2 Terpidana Suap Terhadap Romi Eks Ketum PPP)

Sebelumnya, dalam sejumlah persidangan, Romi menyebut bahwa ia mendapatkan aspirasi seperti dari KH. Asep Saepuddin dan juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansyah, yang menyarankan agar Haris ditetapkan sebagai Kakanwil Kemenag Jatim. (ikbal/ys)