JAKARTA – Sebanyak 300 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat dikerahkan untuk pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Mereka bertugas mulai 24-25 Desember untuk mengamankan tempat ibadah gereja, pusat keramaian dan kawasan wisata khususnya Kota Tua.
“Kami berkoordinasi dengan jajaran TNI-Polri untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru agar suasana berjalan kondusif, nyaman dan aman,” kata Kepala Satpol PP Jakbar, Tamo Sijabat saat apel pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di lapangan kantor Wali Kota Jakbar, Senin (23/12/2019).
Tamo menjelaskan, secara khusus di Jakbar ada 20 gereja yang akan dijaga oleh pasukan Satpol PP sejak 24 Desember hingga Natal. Ditambah 50 gereja lainnya di delapan kecamatan, yang juga dipantau secara mobile oleh jajaran Satpol PP.
Rencananya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan mengunjungi Misa Natal di kawasan Petojo, Jakarta Pusat dan di kawasan Kyai Tapa, Jakarta Barat.
Menurut Tamo, mengingat saat ini musim hujan dan sejumlah kawasan di Jakbar rawan tergenang, maka saat pengamanan Natal dan Tahun Baru, Satpol PP diinstruksikan juga untuk memantau lokasi rentan genangan maupun banjir di delapan kecamatan.
Nantinya Satpol PP akan dilengkapi peralatan teknis lapangan, antara lain mantel hujan, senter, sepatu boot dan lainnya.
“Saya sudah mengingatkan seluruh Satpol PP Jakarta Barat dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru supaya peka akan kondisi lapangan yang terjadi, misalkan ada genangan maupun banjir supaya cepat bertindak minimal mengatur lalu lintas untuk mengurai kemacetan seraya berkordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait,” tandas Kasatpol PP Jakbar.
Adapun untuk pengamanan jelang pergantian tahun, lanjut Tamo, jajarannya bersama jajaran TNI dan Polri kembali mengamankan puluhan gereja di 56 kelurahan. Sedikitnya 5-10 Satpol di setiap gereja saat malam tahun baru, sedangkan Satpol PP lainnya diterjunkan mengamankan tutup tahun di kawasan wisata tempo doeloe di Kota Tua dan pusat-pusat keramaian lainnya. (rachmi/mb)