SEMARANG – Tertimpa longsoran area Watu Lawang Gunung Sumbing di Kabupaten Temanggung, Jawa-Tengah, seorang pendaki asal Kota Semarang ditemukan tewas, Senin (23/12/2019). Pendaki naas tersebut bernama Yoshi Dwi Saksono (22).
Menurut Plt Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi, sebelumnya korban mendaki Gunung Sumbing bersama teman-temannya berjumlah 15 orang, pada Sabtu (21/12/2019) sore. Dalam perjalanan menuju pos IV, korban melihat empat eman pendaki yang kedinginan dan yang satu sudah drop. Yoshi sempat menolong mereka, yang saat itu turun badai.
Sedangkan teman-temannya tetap melanjutkan perjalanan ke puncak dan kembali ke pos pendaki Minggu (22/12/2019) sore. Karena Yoshi belum turun, selanjutnya dicari ke atas, di sekitar pos IV yang terdapat longsor.
“Diduga korban berteduh, hingga waktu berteduh ada petir yg menyambar di sekitar tempat tersebut dan mengakibatkan tanah longsor hingga ia tertimpa longsor,” katanya. Korban ditemukan setelah proses pencarian sejak Minggu (22/12/2019) malam, setelah mendapatkan laporan adanya pendaki yang hilang.
Teman korban juga sempat mencari, tetapi Yoshi tidak ditemukan karena upaya pencarian terhalang kabut. Tim gabungan yang terdiri dari 13 personil melakukan upaya pencarian setelah menerima laporan sejak Minggu malam hingga Senin subuh.
Korban akhirnya ditemukan pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah penemuan tubuh korban, tim dikerahkan untuk mengevakuasi jenazah korban. Tim yang membawa jenazah korban sampai ke Posko Banaran sekitar pukul 13.30 WIB.
Jenazah korban lalu dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Kapolres Temanggung AKBP Muhamad Ali membenarkan kejadian itu .”Korban atas nama Yoshi sudah dievakuasi dan diserahkan pihak keluarga, katanya. (suatmadji/yp) .