SEMARANG – Dua nelayan Cilacap, Jawa-Tengah tenggelam saat perahu yang mereka tumpangi terbalik akibat dihantam badai, Sabtu dinihari(28/12/2019).
Sang nahkoda perahu bernama Takim,45, warga Rt 02 RW 04 Desa Danasri Lor, Kecamatan Nusawungu, Cilacap ditemukan tewas, Sabtu siang. Sedangkan seorang anak buah kapal bernama Eka,20, hilang dan masih dalam pencarian.
Menurut Koordinator Basarnas Cilacap, Mul Wahyono, perahu motor naas itu jenis jukung katir “Sumber Rejeki 02” milik nelayan Kemiren, Cilacap. Perahu tersebut terbalik dan terdampar di Pantai Sodong masuk wilayah Desa Karangbenda Kecamatan Adipala, Cilacap, Sabtu (28/12) dini hari.
Nakhoda perahu tersebut, Takim ditemukan tewas dengan jenazahnya tergeletak di Pantai Welahan Wetan, Adipala, Cilacap, Sabtu siang. Sedang Eka, awak perahu itu, warga Kelurahan Tegalkamulyan Kecamatan Cilacap Selatan, Cilacap dinyatakan hilang dan kini dalam pencarian.
“Kedua nelayan tersebut berangkat melaut untuk mencari Sorong atau cumi-cumi, dengan menumpang perahu jukung Sumber Rejeki 02, pada Jumat sore,” ujarnya.
Namun, pada Sabtu (28/12) pagi, pukul 04.00, ketika Jadi (55) nelayan Sodong, Adipala, tengah menjaring ikan di bibir pantai Sodong, menemukan bangkai perahu motor “Sumber Rejeki 02” terdampar di pantai tersebut. Menduga perahu tersebut mengalami kecelakaan laut, sehingga penemuan perahu itu diberitahukan ke nelayan lainnya, yang selanjutnya dilaporkan ke Polsek Adipala.
HNSI Cilacap yang mendapatkan laporan dari Polsek Adipala segera menghubungi seluruh pengurus kelompok nelayan ada, untuk mengetahui perahu Sumber Rejeki 02 itu milik nelayan mana. Diketahui perahu tersebut milik nelayan Kemiren, Tegalkamulyan, Cilacap Selatan. Sehingga tim gabungan, SAR Nelayan, Basarnas dan Satpol air Cilacap diterjunkan untuk melakukan pencarian nakhoda dan awak perahu itu.
Sekitar pukul 10.30, ketika Warisman (29) warga RT07/09 Desa Welahan Wetan, Adipala mencari rumput di pantai, menemukan sesosok mayat laki-laki tergeletak di bibir pantai. Penemuan mayat itu dilaporkan ke perangkat desa setempat yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Adipala.
Tim SAR gabungan yang tengah melakukan pencarian nelayan hilang, segera mengecek ke lokasi penemuan mayat itu. Identitas mayat tersebut ternyata sama dengan Takim salah satu awak perahu nelayan yang mengalami naas itu.
Sehingga jenazah nelayan itu dievakuasi dan dikirim ke Puskes Adipala untuk divisum. Selanjutnya Tim SAR gabungan mengantar jenazah Takim ke keluarga korban di Tegalkamulyan, Cilacap. (Suatmadji /win)