Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 05 December 2019

Eks Pebulutangkis Andalan Indonesia, Taufik Hidayat Diperiksa KPK

Kamis, 1 Agustus 2019 — 15:33 WIB
Taufik Hidayat. (dok)

Taufik Hidayat. (dok)

JAKARTA ­- Mantan pebulutangkis nasional, Taufik Hidayat, mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (1/8/2019). Ia datang untuk dimintai keterangan terkait penyelidikan kasus yang ditangani KPK.

Taufik terlihat datang seorang diri sekitar pukul 10.05 WIB. Mengenakan baju warna putih dipadu celana jeans biru, menantu Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar ini langsung melangkahkan kakinya ke ruang pemeriksaan di lantai atas Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menjelaskan, Taufik datang untuk memenuhi panggilan KPK. Ia akan dimintai keterangan atas penyelidikan dari pengembangan perkara yang sudah ditangani.

“Pengembangan dari perkara sebelumnya yang telah diproses sebelumnya di pengadilan Tipikor,” kata Febri, saat dikonfirmasi.

Diketahui, Taufik Hidayat sempat diangkat sebagai Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Kemitraan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada September 2016 hingga 2018. Perannya dibutuhkan pada event SEA Games Malaysia 2017 dan Asian Games 2018.

Sementara itu, sebelumnya KPK menangani kasus suap di Kemenpora dan kini sudah diproses di Pengadilan Tipikor. Dalam pengembangannya, KPK pun belum lama ini memintai keterangan Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto, Jumat (26/7/2019) pekan lalu.

Dalam perkara tersebut, Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy divonis 2 tahun dan 8 bulan penjara ditambah denda Rp100 juta subsider 2 bulan. Sedangkan Johny E Awuy divonis 1 tahun dan 8 bulan penjara ditambah denda Rp 50 juta subsider 2 bulan.

Keduanya terbukti melakukan tindak pidana suap dalam rangka untuk melancarkan 2 proposal dana hibah yang diajukan oleh KONI. Adapun pihak yang disuap adalah Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana, Asisten Olahraga Prestasi pada Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Adhi Purnomo dan Staf Deputi IV Olahraga Prestasi Kemenpora Eko Triyanta.

Selain itu dalam putusan tersebut, hakim menilai bahwa asisten pribadi Menpora Imam Nahrawi, Miftahul Ulum, terbukti menerima uang sejumlah Rp11,5 miliar. Ia juga menerima ATM dan buku tabungan dari sekjen dan bendahara umum KONI. (*/ys)