SUKABUMI – AK, otak pembunuhan dan pembakaran di ayah dan anak di Sukabumi janjikan bayar eksekutor setengah miliar, tapi baru membayar Rp100 juta.
“Ya, janjinya AK akan bayar upah pembunuh suaminya Rp500 juta, tapi yang baru dibayar Rp100 juta,” jelas Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi, Selasa (27/8/2019).
AK (35) istri kedua korban Edi Chandra Purnama alias Pupung sadili (54) dan Ibu tiri dr korban M. Adi Pradana als Dana (23), nekat membunuh karena permasalahan keluarga dan terlibat utang piutang.
“Dua korban di culik dan di lumpuhkan di rumah korban Lebak Bulus 1 Kav 129 B blok U 15 Rt 3 Rw 05, lebak bulus Jaksel,” jelas AKBP Nasriadi.
(Baca : Rumah Ayah dan Anak yang Dibunuh dn Dibakar Dalam Mobil Digaris Polisi)
Setelah di eksekusi para eksekutor menyuruh AK bersama putranya KV untuk mengambil mobil yang berisi mayat korban pada Minggu (25/8/2019) sekira pukul 07.00, dan membawa mayat itu ke cidahu.
Didekat TKP AK membeli 1 botol bensin dan menyerahkan ke anaknya KV alias GK untuk membakar mobil tersebut. Mobil yang terbakar meledak sehingga juga membakar sebagian wajah, kaki dan tangan KV .
“Setelah itu AK dan KV kabur ke arah Jakarta dan langsung membawa KV ke Rs Pertamina kebayoran baru jaksel,” jelasnya.
Penangkapan AK dipimpin langsung oleh Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi dan Kasat Reskrim AKP Yadi kuswadi di Jalan Caringin Utara, Kelurahan Cilandak Barat Jaksel.(ilham/tri)