Jika anda sedang membutuhkan situs poker online terbaik Indonesia 2025, silakan kontak kami di PoskotaNews untuk mendapatkan link daftar dan login IDN Poker di situs agen resmi IDN Play terpercaya, Nirwanapoker.

Nikmati semua pertandingan bola sejagat raya, dapatkan odds terbaik di situs judi bola IDN Sport besutan IDN Play dan bersenang-senanglah dengan sesama penggila sepak bola Indonesia di komunitas petaruh bola situs VIO88.

Jika anda ingin bermain Toto Macau dengan hasil maksimal, mulailah dengan membuat prediksi togel yang terencana. Tentukan jumlah putaran, pola angka keluaran dan evaluasi setiap akhir minggu. Dengan sistem seperti ini, taruhan anda akan lebih terkordinasi dan tidak mengandalkan hoki semata. Situs bandar toto togel ARIZONA88 menyediakan tabel pengeluaran Toto Macau 4D yang bisa diakses 24 jam secara gratis. Dengan menggunakan data toto macau di halaman situs ini > https://rattegioielli.com sebagai acuan dalam membuat prediksi togel, itu akan memberi anda keunggulan psikologis dan strategi.

Di acentalaska.com, mereka memahami bahwa masalah kesehatan bisa menakutkan. Itulah sebabnya tim Acent Anchorage berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi setiap pasien. Dokter spesialis meluangkan waktu untuk mendengarkan dan menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan unik Anda. Baik konsultasi maupun prosedur bedah di BioPharma Global, Anda dapat mempercayai mereka untuk memprioritaskan kesejahteraan Anda. Bergabunglah dengan komunitas pasien ACENT yang puas hari ini!


Thursday, 12 December 2019

Kivlan Zen Beri Suruhan Rp25 Juta untuk Mata-matai Wiranto dan Luhut

Selasa, 10 September 2019 — 18:39 WIB
Kivlan Zen berkursi roda jalani sidang perdana di PN Jakarta Pusat.(firda)

Kivlan Zen berkursi roda jalani sidang perdana di PN Jakarta Pusat.(firda)

JAKARTA – Mayjen (Purn) Kivlan Zen menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (10/9/2019). Dalam pembacaan dakwaan oleh Jaksa penuntut, terungkap aktivitas Kivlan yang membayar orang untuk memata-matai dua Menko di Kabinet Jokowi.

Dalam sidang itu terungkap, Kivlan sempat memberikan uang puluhan juta sebagai biaya operasional untuk memata-matai Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Melalui surat dakwaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebutkan, Kivlan memberikan uang sejumlah Rp. 145 juta. Di mana uang tersebut diberikan kepada Helmi Kurniawan alias Iwan untuk mengganti uang pembelian Senjata Api laras pendek dan uang operasional.

“Selanjutnya terdakwa memerintahkan Saksi Helmi Kurniawan alias Iwan untuk menemui saksi Habil Marati dan berpesan, apabila diberi uang oleh Saksi Habil Marati agar dilaporkan kepada terdakwa. Selanjutnya, Saksi Helmi Kurniawan alias Iwan menyerahkan uang sebesar Rp.25 juta yang berasal dari terdakwa kepada saksi Tajudin alias Udin, sebagai biaya operasional survey dan pemantauan, guna memata-matai Wiranto dan Luhut Binsar Panjaitan,” ujar salah satu JPU di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

(Baca: Dalam Pembacaan Dakwaan, Kivlan Zen Minta Dicarikan Senjata Api Ilegal)

Kasus dugaan kepemilikan senjata api yang menjerat Kivlan berkaitan dengan penetapan enam tersangka yang menunggangi aksi unjuk rasa menolak hasil Pilpres 2019, di Jakarta, pada 21-22 Mei 2019. Enam orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni HK, AZ, IR, TJ, AD, dan AF. Salah satu tersangka merupakan sopir paruh waktu Kivlan.

Kivlan pun didakwa dengan dua dakwaan. Dakwaan pertama, Kivlan dinilai  sehingga melanggar Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang Nomor 12/drt/1951 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Kemudian dakwaan kedua, Kivlan didakwa melanggar Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang Nomor 12/drt/1951 juncto Pasal 56 Ayat 1 KUHP. (firda/win)