Monday, 21 October 2019

Mantan Gubernur Aceh Abdullah Puteh Divonis 1,5 Tahun Penjara

Selasa, 10 September 2019 — 20:42 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA – Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 1 tahun 6 bulan penjara terhadap mantan Gubernur Aceh, Abdullah Puteh, Selasa (10/9/2019).

Puteh dinyatakan majelis terbukti melakukan tindak pidana penipuan sesuai Pasal 378 KUHP. Gubernur Aceh periode 2000-2004 itu dianggap telah menggelapkan uang milik investor bernama Herry Laksmono.

“Mengadili, menyatakan terdakwa H. Abdullah Puteh terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan sesuai dakwaan jaksa Pasal 378 KUHP,” kata Ketua Majelis Hakim Kartim Haeruddin di PN Jakarta Selatan, kemarin.

Putusan ini lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Agung yang sebelumnya menuntut Puteh 3 tahun 10 bulan penjara. Menurut majelis, tuntutan tersebut terlalu berat bagi perbuatan terdakwa.

“Karena dipandang terlalu berat bagi perbuatan terdakwa tersebut. Oleh karena itu Majelis Hakim akan menjatuhkan pidana yang dirasa adil dan patut dan setimpal dengan perbuatan sebagaimana yang akan disebutkan dalam amar putusan ini,” sambung Kartim.

Dalam pertimbangannya, majelis mengungkapkan hal yang memberatkan dan meringankan. Hal yang memberatkan, terdakwa tidak mengakui perbuatannya dan memberikan keterangan yang berbelit-belit sehingga menyulitkan proses pembuktian. Selain itu, Puteh dinilai telah merugikan pihak lain.

“Sementara hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan selama persidangan dan memiliki keluarga yang menjadi tanggungannya,” kata majelis.

Setelah mendengarkan putusan tersebut, Abdullah Puteh langsung menyatakan banding. Sementara JPU menyatakan pikir-pikir. (yulian/yp)

Terbaru

Ilustrasi
Senin, 21/10/2019 — 12:13 WIB
Karyawan Hotel Ditemukan Tewas di Lantai 6
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan. (firda)
Senin, 21/10/2019 — 11:30 WIB
Polisi Terjunkan 1500 Personel Kawal Demo Mahasiswa
Mahfud MD.
Senin, 21/10/2019 — 11:13 WIB
Banyak Bicara Hukum & HAM
Belum Tau Jadi Menteri Apa, Mahfud: Saya Diminta Membantu Beliau