Tuesday, 15 October 2019

Depok Sabet Penghargaan Penataan Sistem Transportasi Terbaik 2019

Senin, 16 September 2019 — 3:30 WIB
Walikota Depok Muhammad Idris didampingi Wakapolres Depok AKBP Aria Perdana dan Kepala Dishub Dadang Wihana usai menerima piala WTN tahun 2019 dari Kemenhub Budi Karya Sumadi. (anton)

Walikota Depok Muhammad Idris didampingi Wakapolres Depok AKBP Aria Perdana dan Kepala Dishub Dadang Wihana usai menerima piala WTN tahun 2019 dari Kemenhub Budi Karya Sumadi. (anton)

DEPOK – Penataan, pelayanan dan penyelenggaraan sistem transportasi di sepuluh jalan utama, pengujian kendaraan bermotor (KIR), halte,  JPO,  sosialisasi keselamatan, personel dan inovasi di Kota Depok berhasil meraih piala Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2019 dari Kemenhub RI.

“Alhamdulillah… Setelah melalui beberapa tahapan serta kerja keras semua pihak baik Pemkot Depok, kepolisian, Dishub setempat termasuk seluruh lapisan masyarakat akahirnya Kota Depok meriah piala WTN ini,” kata Walikota Depok, Muhammad Idris didampingi Wakapolres Depok, AKBP Aria Perdana dan Kepala Dishub setempat Dadang Wihana, Minggu (15/9/2019).

Penghargaan dari Pemerintah Pusat yang diberikan langsung Kemenhub RI, Budi Karya Sumadi, merupakan hasil kerja keras seluruh masyarakat Kota Depok dalam upaya meningkatkan pelayanan, keamanan, kenyamanan dan keselamatan penyelenggraaan sistem transportasi perkotaan yang lebih baik lagi.

Namun hasil yang dicapai ini, tambah Muhammad Idris, hendaknya tak membuat jajaran Dishub Kota Depok dan seluruh instansi terkait puas diri tapi menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kinerja di lapangan bahkan kalau perlu keberhasilan ini hendaknya dapat dipertahankan pada tahun mendatang.

Kadishub Depok Dadang Wihana mengakui bahwa penghargaan ini diberikan untuk 77 kabupaten/kota dari 15 propinsi yang dinilai 2 tahun sekali dan penilaian dilakukan selama satu tahun untuk WTN tahun 2019 oleh tim Kemenhub,  Kemen PUPR, Kemendagri, POLRI, akademisi, ahli dan pengamat transportasi.

“Penilain yang di antaranya sepuluh jalan kota/ profinsi/ pusat, pengujian kendaraan bermotor (KIR),  JPO, halte,  sosialisasi keselamatan,  personel dan inovasi,” ujarnya yang mengaku hasil ini tentunya menjadi penyemangat bidang perhubungan untuk memberikan pelayanan lebih baik ke masyarakat.  (anton/ys)