Situs toto adalah langkah pertama menuju petualangan yang tak terlupakan. Contohnya di pasaran togel Macau, para penjudi memasuki dunia yang penuh dengan kegembiraan dan kejutan. Dengan tekad yang kuat, mereka siap memutar otak untuk merumuskan prediksi berdasarkan angka keluaran data macau 4d beberapa bulan sebelumnya.

Pernah dengar situs judi poker online terpercaya dari IDNPLAY? Jika ya maka tidak salah lagi bahwa idnpoker adalah jawabannya. Situs ini juga menyediakan download APK terbaru dan link login alternatif untuk pemain di wilayah Indonesia dan benua Asia.

Friday, 22 November 2019

Ditangkap di Langkat, Dua Pria Ini Gagal Edarkan Ganja di Jabar

Kamis, 21 November 2019 — 21:02 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

MEDAN  – Dua pria asal  Jawa Barat, terpaksa mendekam di sel tahanan Polres Langkat, Sumatera Utara. Pasalnya, kedua tersangka ditangkap polisi setelah sebelumnya nekat membawa 58 kg ganja siap edar.

Kedua tersangka  masing-masing  Asep Kurnia (30) dan Cecep Dudi Yuliadi (43). Asep Kurnia adalah warga Dusun Panggilingan, Desa Pasir Wangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sedangkan,  Cep Dudi Yuliadi penduduk Lingkungan Bojong Kelurahan Situ Batuk, Kecamatan Banjar, Jawa Barat.

Kapolres Langkat,  Doddy Hermawan, Kamis (21/11/2019), mengatakan kedua tersangka diringkus saat  mengendarai mobil Avanza.

Kapolres menjelaskan, awalnya petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat curiga melihat mobil melintas di Jalan Lintas Sumatera, Simpang Maut, Kelurahan Kwala Bingai, Stabat, Langkat, Sumut.

Lalu, petugas memberhentikan mobil tersebut. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 58 kg ganja yang disembunyikan di beberapa bagian mobil Avanza Nopol D 1303 AAM.

“Ganja tersebut disembunyikan di dalam kap mesin, di pintu samping kiri, pintu kanan depan dan belakang, di bawah ban serap, serta di dalam body mobil,”papar Kapolres.

Tersangka mengaku bahwa barang haram tersebut milik Bambang warga Aceh Besar. Keduanya berencana membawa ganja tersebut ke Bandung.

“Kami disuruh Bambang dengan upah Rp 15 juta dan dibayarkan setelah tiba di Bandung,” kata Asep. (samosir/win)