Situs toto adalah langkah pertama menuju petualangan yang tak terlupakan. Contohnya di pasaran togel Macau, para penjudi memasuki dunia yang penuh dengan kegembiraan dan kejutan. Dengan tekad yang kuat, mereka siap memutar otak untuk merumuskan prediksi berdasarkan angka keluaran data macau 4d beberapa bulan sebelumnya.

Pernah dengar situs judi poker online terpercaya dari IDNPLAY? Jika ya maka tidak salah lagi bahwa idnpoker adalah jawabannya. Situs ini juga menyediakan download APK terbaru dan link login alternatif untuk pemain di wilayah Indonesia dan benua Asia.

Friday, 22 November 2019

Pengamat Sebut Pemerintah akan Tetap Dorong Pilkada Tak Langsung

Kamis, 21 November 2019 — 18:51 WIB
Pengamat politik Ray Rangkuti (tengah). (Ikbal)

Pengamat politik Ray Rangkuti (tengah). (Ikbal)

JAKARTA – Pengamat politik Ray Rangkuti melihat pemerintah tetap akan mendorong pergantian sistem pilkada langsung kembali ke pemilihan oleh DPRD. Dia mengatakan pernyataan Menteri Dalam Negeri yang membantah akan pergantian sistem pilkada tidak menyentuh pada substansi.

Ray menyebut isu wacana pilkada tak langsung sengaja diredam setelah melihat reaksi publik.

“Menurut saya ralat itupun tidak mengindikasikan disiplin pemerintahan ini. Kenapa? Karena seolah rapatnya bukan pada substansi apakah pilkada dilaksanakan secara langsung atau tak langsung. Jadi argumen untuk merubahnya tidak diralat. Pertimbangannya hanya karena politik,” ujarnya saat diskusi di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2019).

Pendiri Lingkar Madani ini memprediksi wacana pergantian sistem pilkada langsung menjadi tidak langsung akan kembali diangkat. Dia menyamakan dengan revisi UU KPK yang telah lama diangkat namun baru di tahun ini disepakati. Saat pertama isu revisi UU KPK diangkat, menurutnya, saat itu tidak pada momentum yang tepat sehingga harus diredam terlebih dahulu.

“Boleh jadi 2 atau 3 tahun ke depan isu ini akan muncul lagi,” tandasnya.

Lebih lanjut Ray juga tidak melihat pernyataan Presiden Joko Widodo yang membantah pergantian sistem pilkada tidak menjamin niat perubahan itu pupus. Dia menganggap pernyataan Presiden soal pergantian sistem pilkada bisa berubah di masa mendatang.

“Nggak ada jaminan. Hari ini Presiden bisa katakan tidak akan ada pilkada tak langsung. Saya lihat sekarang situasinya, Presiden itu dibaca perhari ini. Tidak dibaca ke depannya. Belum tentu ke depan,” terang Ray. (ikbal/yp)