Situs toto adalah langkah pertama menuju petualangan yang tak terlupakan. Contohnya di pasaran togel Macau, para penjudi memasuki dunia yang penuh dengan kegembiraan dan kejutan. Dengan tekad yang kuat, mereka siap memutar otak untuk merumuskan prediksi berdasarkan angka keluaran data macau 4d beberapa bulan sebelumnya.

Pernah dengar situs judi poker online terpercaya dari IDNPLAY? Jika ya maka tidak salah lagi bahwa idnpoker adalah jawabannya. Situs ini juga menyediakan download APK terbaru dan link login alternatif untuk pemain di wilayah Indonesia dan benua Asia.

Saturday, 30 November 2019

Diduga Hisap Sintetis, 3 remaja Belasan Tahun Teler

Jumat, 29 November 2019 — 22:32 WIB
Iluistrasi. (reuters)

Iluistrasi. (reuters)

JAKARTA – Tiga remaja belasan tahun ditemukan keadaan teler di RS Agung, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Diduga mereka menghisap rokok tembakau sintetis.

Korban adalah anak usia 14 tahun sampai 15 tahun. Mereka memjalani 15, dan O,15, menjalani perawatan di RS lantaran kondisinya tak biasanya mengalami pusing berat di kepala setelah rekannya memberikan berupa linting rokok yang diduga mengandung narkoba.

Kanit Reskrim Polsek Tebet Iptu Iwan Ridwanullah menerangkan, kejadian berawal saat adanya RS Agung mendapatkan informasi tiga bocah ABG ditemukan tak sadarkan diri dalam keadaan teler.“Jadi bocah yang ditemukan di kawasan Manggarai RT 006, itu masih pelajar SMP sekitar umur 14 tahun,” ucap Iptu Iwan Ridwanullah.Jumat (29/11/2019).

Iptu Iwan menyebut, tiga pelajar yang tidak sadarkan diri itu ditemukan oleh warga pada Rabu malam (27/11/2019). Kemudian, ketiganya dilarikan ke rumah sakit. “Katanya sih iya habis makai itu (Tembakau) terus pada mabuk. Sama orang tuanya diajak ke rumah sakit. Tapi udah sembuh mereka,” ucapnya.

Pihaknya kini masih menyelidiki dan mengusut kasus tersebut. “Kami sedang lidik dan cek yang memberikannya,” terang Iptu Iwan.

Ia juga meminta kepada orang tua khususnya harus lebih berperan kepada anak-anaknya supaya tidak merokok ataupun dari jauh bahaya narkoba. “Ya kalau kejadian seperti takutnya meninggal dunia bisa berbahaya,” katanya. (adji/yp)