BOGOR – Heboh 29 anakan ular cobra ditangkap warga Perum Royal Citayam Residence, Bojonggede, Kabupaten Bogor, akhirnya terkuak. Walau hingga kini induk cobra belum tertangkap, namun warga masih terus mencari keberadaan induk dari ular mematikan ini.
Kasus di Royal Citayem ini diakui warga, sama dengan yang dialami warga Cibinong, Kabupaten Bogor. Pada Rabu (4/12/2019) Regu 1 Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, mengamankan 21 ekor ular kobra dan puluhan telurnya di Kampung Sawah, RT 002/011, tepatnya di seberang Cibinong City Mall (CCM), Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
(Baca: Puluhan Anak King Cobra Berkeliaran di Bojonggede, Ini Kata Pawang Ular)
Yudi Tampubolon, seorang kontraktor di Bogor mengatakan, kenapa dua wilayah ini kini muncul banyak anak ular cobra. Ia menuturkan, penemuan puluhan ular cobra di wilayah Bojonggede dan Cibinong, Kabupaten Bogor sangat wajar, dikarenakan dua lokasi perumahan ini, awalnya merupakan perkebunan bambu.
Ia mengaku, saat awal pembebasan lahan di dua daerah ini untuk di bangun perumahan, sudah banyak ditemukan ular. Bahkan pekerja saat pembebasan saja, dibuat takut dengan temuan ular yang lubangnya banyak terdapat di akar bambu.
“Jadi nggak aneh. Dan memang ular cobra ini habitatnya di perkebunan bambu. Jadi kalau saya, wajar kalau daerah Bojonggede dan Cibinong atau wilayah lainnya di Kabupaten Bogor banyak ditemukan ular berbisa dan berbahaya tersebut. Karena memang saat pembebasan saja, sudah banyak ditemukan ular,” ujar Yudi Senin (9/12/2019). (yopi/win)