Situs toto adalah langkah pertama menuju petualangan yang tak terlupakan. Contohnya di pasaran togel Macau, para penjudi memasuki dunia yang penuh dengan kegembiraan dan kejutan. Dengan tekad yang kuat, mereka siap memutar otak untuk merumuskan prediksi berdasarkan angka keluaran data macau 4d beberapa bulan sebelumnya.

Pernah dengar situs judi poker online terpercaya dari IDNPLAY? Jika ya maka tidak salah lagi bahwa idnpoker adalah jawabannya. Situs ini juga menyediakan download APK terbaru dan link login alternatif untuk pemain di wilayah Indonesia dan benua Asia.

Selasa, 31 Desember 2019

Ratusan HP Hasil Razia Dibakar

Senin, 30 Desember 2019 — 23:59 WIB
Petugas saat membakar handphone yang didapat dari hasil razia lapas dan rutan. (Ifand)

Petugas saat membakar handphone yang didapat dari hasil razia lapas dan rutan. (Ifand)

JAKARTA – Ratusan telepon genggam yang disita dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (lapas) dan Rumah Tahanan (rutan), dimusnahkan petugas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwilkumham) DKI, Senin (30/12). Handphone berbagai merek itu didapat dari hasil operasi sepanjang tahun 2019.

Kepala Kanwilkumham DKI, Bambang Sumardiono, mengatakan ratusan telepon genggam itu didapat dari hasil razia yang dilakukan di delapan lapas beserta rumah rutan se-Jakarta.

“Ini adalah hasil operasi dari teman-teman di unit pelaksanaan teknis di lapangan dan tempat lain di Jakarta,” katanya, usai menggelar laporan akhir tahun di kantornya di Jalan MT Haryono, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (30/12/2019).

Dikatakan Bambang, hasil tangkapan tersebut merupakan sisa tangkapan dari operasi sebelumnya. Pasalnya, di hari yang sama, pihaknya juga telah memusnahkan ribuan handphone di Lapas Salemba, Jakarta Pusat, tadi pagi. “Selain handphone kami juga menyita modem dan hingga charger yang semuanya kami bakar,” ujarnya.

Bambang menjelaskan, hingga kini pihaknya masih terus berkomitmen untuk memberantas peredaran telepon seluler di lingkungan lapas dan rutan. Tindakan tegas tersebut diberlakukan tak hanya kepada warga binaan, namun juga petugas sipir. “Meski pengawasan ketat sudah kami lakukan, namun masih ada saja oknum petugas yang nakal menyewakan alat tersebut untuk komunikasi kepada warga binaan,” tuturnya.

Sepanjang tahun ini, Bambang mengaku, pihaknya telah menindak sebanyak 10 orang oknum petugas sipir yang terbukti melakukan penyeludupan handphone. Bahkan, dua orang oknum pegawai juga sudah diberhentikan lantaran terlibat kasus peredaran narkoba. “10 orang kami pundah tugaskan, sementara dua oknum diamankan di Polda Metro Jaya karena diduga terlibat peredaran narkoba,” pungkasnya. (ifand/yp)