Saturday, 14 December 2019

Satgas Yonif Raider 509 Kostrad Siap Amankan Perbatasan RI-PNG

Selasa, 13 Agustus 2019 — 14:50 WIB
Pangdam 
 XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring  saat menerima Satgas Pamtas  RI-Papua Nugini (PNG) di Aula IPDN Papua, Abepura, Jayapura, Senin (12/8).(ist)

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring saat menerima Satgas Pamtas RI-Papua Nugini (PNG) di Aula IPDN Papua, Abepura, Jayapura, Senin (12/8).(ist)

PAPUA – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring mengingatkan prajuritnya,  bahwa wilayah perbatasan merupakan beranda terdepan yang memiliki nilai strategis bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan berpengaruh terhadap aspek pertahanan.

“Sejumlah kerawanan kerap terjadi di wilayah perbatasan diantaranya aktivitas penyelundupan senjata, narkoba, barang, perdagangan orang (human trafficking), pelintas batas, ilegal logging dan ilegal mining, serta aksi kelompok bersenjata,” jelasnya saat memimpin upacara penerimaan dan pelepasan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Papua Nugini (PNG) di Aula IPDN Papua, Abepura, Jayapura, Senin (12/8).

Upacara ini diikuti 1.150 prajurit dari Satgas Yonif Raider 509 Kostrad, Yonif Raider 300/Brajawijaya, dan Yonif 713/Satya Tama. Selain itu, Satgas dari Yonif Para Raider 328 Kostrad, Yonif 126/Kala Cakti, dan Yonif 725/Woroagi yang melaksanakan purna tugas.

Pada kesempatan tersebut,  Pangdam Cenderawasih menyampaikan selamat datang kepada prajurit Satgas Yonif Raider 509 Kostrad, Yonif Raider 300/Brajawijaya, dan Yonif 713/Satya Tama yang akan bertugas menjaga wilayah perbatasan RI-PNG. “Selamat datang di Bumi Cenderawasih,” ujar Pangdam.

satgas2

Pangdam juga berpesan agar satgas yang baru harus segera beradaptasi dengan wilayah tugas yang baru. Selain itu, paham terhadap tugas pokok dan mampu mengaplikasikan semua materi latihan pratugas yang sudah didapatkan dari satuan asal, dan segera melakukan serah terima dengan satgas sebelumnya.

“Dalam melaksanakan tugas, Satgas Pamtas juga wajib membantu kesulitan masyarakat di wilayah perbatasan, melalui koordinasi dengan komando wilayah setempat. Ingat, bahwa kehadiran kalian harus memberi kebaikan bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Taatilah hukum dan HAM, agar terhindar dari segala bentuk pelanggaran,” kata Pangdam.

Yang tidak kalah penting, Pangdam mengingatkan agar prajurit Satgas Pamtas mampu memahami karakter, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Papua.

Dansatgas Yonif Raider 509 Kostrad, Letkol Inf Wira Muharromah, S.H., Psc. diakhir pengarahan Pangdam, turut memberikan semngat kepada prajurit Condromowo.

“Saya berharap pengalaman tugas di wilayah Papua dapat dijadikan bekal untuk menghadapi tugas-tugas di masa mendatang, tetap semangat. Condromowo berhasil..!!!,” teriak Dansatgas kepada prajuritnya.(tri)