Saturday, 16 November 2019

Gerindra Ajukan Empat Nama Cawagub

PKS: Kita Berharap Kesepakatan Tidak Dicederai

Jumat, 8 November 2019 — 9:46 WIB
Ketua fraksi PKS DPRD DKI, Arifin. (ist)

Ketua fraksi PKS DPRD DKI, Arifin. (ist)

JAKARTA – Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Arifin meminta Partai Gerindra tidak mencederai kesepakatan awal mereka perihal calon wakil gubernur tetap menjadi jatah PKS yang kini telah mengajukan dua nama yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

“Ya kalau PKS masih mengikuti apa yang sudah disepakati oleh Gerindra. Kita ingin Gerindra menyepakati yang telah dibuat sama PKS. Agar itu dihormati dan tidak dicederai,” kata Arifin kepada wartawan, Jumat (8/11/2019).

Diberitakan sebelumnya, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerindra secara mendadak menyampaikan pihaknya telah mengusulkan empat nama tiga diantaranya kader Gerindra sebagai sebagai calon wakil gubernur pengganti Sandiaga Salahuddin Uno.

Alasan Gerindra mengusulkan nama baru karena pemilihan dua kader PKS yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu dinilai macet. Empat nama yang diajukan adalah Dewan Penasihat DPP Gerindra, Arnes Lukman; Wakil Ketua Umum Gerindra, Ferry J Yuliantoro; Sekretaris Jenderal Gerindra, Ariza Patria; dan satu lagi adalah Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah.

“Ini yang bikin mandek siapa? Kita belum ada dapat informasi (soal Gerindra ajukan 4 nama). Biasanya kalau ada langsung disampaikan ke saya sebagai ketua fraksi. Itu tidak ada penyampaian. Makanya kita tetap mengawal apa yang telah disepakati. Kita berharap kesepakatan itu dihormati, dijalankan dan tidak dicederai,” tegas Arifin.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerindra, Mohamad Taufik mengatakan alasan Gerindra ajukan nama baru karena menilai pemilihan calon dari PKS terkesan macet. Empat nama itu diklaim telah diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS karena yang berhak memilih Cawagub.

“Hasil informasi internal Gerindra, kemarin dua nama macet. Maka yang diperlukan adalah, pertama jangan-jangan figur yang nggak DPRD kurang menerima atau komunikasi, dua itu saja. Pertimbangan, ya sudah lah kita usulkan, dari kita ada dari PKS ada,” ujar Taufik. (yendhi/mb)