Situs toto adalah langkah pertama menuju petualangan yang tak terlupakan. Contohnya di pasaran togel Macau, para penjudi memasuki dunia yang penuh dengan kegembiraan dan kejutan. Dengan tekad yang kuat, mereka siap memutar otak untuk merumuskan prediksi berdasarkan angka keluaran data macau 4d beberapa bulan sebelumnya.

Pernah dengar situs judi poker online terpercaya dari IDNPLAY? Jika ya maka tidak salah lagi bahwa idnpoker adalah jawabannya. Situs ini juga menyediakan download APK terbaru dan link login alternatif untuk pemain di wilayah Indonesia dan benua Asia.

Thursday, 14 November 2019

Berupaya Rebut Senjata Api Polisi, Bandar Sabu Berencong Ditembak Mati

Rabu, 13 November 2019 — 17:36 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menunjukkan foto bandar narkoba yang ditembak mati

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menunjukkan foto bandar narkoba yang ditembak mati

JAKARTA – Perang terhadap bandar narkoba terus dilakukan pihak polisi. Setelah menembak mati bandar narkoba jaringan Aceh, kini Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya kembali mengirim bandar narkoba ke liang lahat.

Tersangka, Sahibul Auzar tewas ditembak lantaran menyerang menggunakan rencong untuk merebut senpi petugas saat dibawa pengembangan menunjukkan jaringannya di kawasan Bekasi. Dari tersangka polisi menyita 112 gram shabu, 3 handphone dan dua buah timbangan elektrik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, penyidik masih melakukan pendalaman jaringan bandar narkoba tersebut. Polisi masih memburu rekan tersangka Saibul berinisial P. Tersangka P hingga kini masuk daftar pencarian orang (DPO) polisi.

“Tersangka P (DPO) yang memasok narkoba kepada Saibul untul diedarkan ke jaringan di wilayah Jabodetabek. P ini biasa nongkrong di Terminal Pulogadung,” kata Kombes Argo, Rabu (13/11/2019).

Terungkapnya bandar narkoba tersebut dari laporan masyarakat bahwa di Perumahan Palm Residence Blok AA No.02, RT 01/11, Kel Harapan Mulia, Kec Medan Satria Kota Bekasi sering digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika.

Laporan itu kemudian ditindak lanjuti Unit V Subdit I dengan melakukan pengintaian. Pada Selasa (12/11) sekitar pukul: 18.00 wib, petugas meringkus tersangka Saibul di TKP dan menyita barang bukti shabu 112 gram.

Selanjutnya tersangka Sahibul dilakukan interogasi, dan menurut pengakuannya sudah dua kali menerima pengiriman shabu dari P (DPO) untuk diedarkan di wilayah Jabodetabek. Kemudian dilakukan pengembangan saat Sahibul dibawa menunjukkan tersangka P langsung menyerang petugas pakai rencong.

Ternyata kata Argo, tersangka Sahibul ini sengaja mengulur waktu dan mencari kesempatan untuk kabur atau mencari celah saat petugas lengah kemudian menyerang petugas.

“Saat di Bekasi, tersangka SA melawan dengan merebut senjata api yang dibawa petugas. Namun petugas kami lainnya tak lengah dan terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur menembak SA mengenai punggung belakang,” ucap Argo.

Tersangka Sahibul, yang berhasil dilumpuhkan petugas dengan timah panas, kemudian dibawa ke RS Polri, Kramatjati, untuk dilakukan perawatan. Namun dalam perjalanan tersangka SA meninggal dunia karena kehabisan darah. (ilham/yp)