Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 28 November 2019

85 WN China Dijadikan Tersangka dalam Kasus Penipuan Online Via Sambungan Telepon

Selasa, 26 November 2019 — 18:33 WIB
Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Pol Iwan Kurniawan (kiri), Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono (tengah), dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (kanan) dalam konferensi pers terkait penipuan online melibatkan WNA China, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan

Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Pol Iwan Kurniawan (kiri), Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono (tengah), dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (kanan) dalam konferensi pers terkait penipuan online melibatkan WNA China, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan

JAKARTA – Sebanyak 91 orang diamankan terkait kasus penipuan online melalui sambungan telepon (telecom fraud). Kasus tersebut melibatkan warga negara (WN) asal China.

Terkait penangkapan kasus penipuan online itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mengungkapkan, 85 orang WNA (warga negara asing) asal China telah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan enam orang lainnya merupakan warga negara Indonesia (WNI) dan hanya berstatus sebagai saksi.

Adapun pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi polisi negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) terkait adanya dugaan penipuan di Indonesia.

“Pada satu titik di daerah Kembangan, Jakarta Barat (Perum Intercon), kita hanya menemukan barang bukti saja. Dari 91 orang (yang diamankan), 85 orang merupakan warga negara China, 11 di antaranya merupakan wanita,” ujar Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (26/11/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, enam WNI yang turut diamankan hanya berstatus sebagai saksi lantaran belum terbukti terlibat dalam aksi penipuan tersebut. Namun keenamnya membantu para WN asal China itu selama beraktifitas di Indonesia.

“Dari warga negara kita, ada enam orang, mereka tidak terlibat secara langsung. Mereka membantu bawa jalan-jalan, berpergian, membantu keperluan makan, dan membersihkan rumah-rumah (yang disewa WNA China). Engga ada keterlibatan langsung,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, para tersangka mengaku berprofesi sebagai polisi, jaksa dan juga pegawai bank untuk membantu para korban menyelesaikan masalah pajak. Hal ini dilakukan untuk meyakinkan para korbannya.

Namun tak hanya itu saja, kerap kali para tersangka juga menawarkan investasi kepada para korbannya. Akibat aksi penipuan online itu, para tersangka berhasil meraup untung hingga mencapai Rp. 36 miliar.

Terkait kasus penipuan online ini, pihak Polda Metro Jaya pun akan berkoordinasi dengan polisi RRT untuk proses penyidikan lebih lanjut. “Nanti kita sedang korodinasi dengan imigrasi dan polisi China untuk menangani mereka,” tandas Gatot. (firda/win)