Thursday, 05 December 2019

Cek Kesiapan Pengamanan Natal & Tahun Baru

Rabu, 27 November 2019 — 7:49 WIB

TAHUN BARU masih sebulan lagi, tetapi kesiapan aparat keamanan  menghadapi agenda tahunan ini, sudah jauh hari dilakukan.

Cek kesiapan ini sebagai langkah antisipasi terhadap segala kemungkinan yang bakal terjadi terkait aktivitas masyarakat merayakan Natal & Tahun Baru.

Ketua DPR, Puan Maharani berkunjung ke Lampung, kemarin (26/11/2019), untuk memantau kesiapan pemda setempat dan jajaran terkait menyongsong pelaksanaan Natal dan Tahun Baru.

Kesiapan soal pelayanan angkutan dan sistem pengamanannya.

Di Jakarta, Kakorlantas Polri, Irjen Istiono menggelar apel pengamanan untuk mengetahui kekuatan serta sarana-prasarana terkait pengamanan Natal dan Tahun baru.

Cek kesiapan sejak awal menjadi penting agar segera terdeteksi segala kekurangan baik menyangkut kondisi personel, sarana dan prasarana seperti kendaraan operasional. Dan, dengan segera dapat dicarikan solusinya, sehingga pada saatnya semuanya sudah siap dan sesuai dengan kebutuhan.

Cek kesiapan, tentu menyangkut pemetaan daerah rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Juga daerah rawan tindak kriminalitas.

Tiga hal tadi, yakni rawan kemacetan,   rawan kecelakaan dan rawan kejahatan menjadi unsur penting yang dapat memberi keamanan dan kenyamanan warga masyarakat dalam beraktivitas, termasuk ketika merayakan serangkaian kegiatan Natal dan Tahun Baru.

Meski ini agenda tahunan sebagaimana Lebaran, tetapi situasi dan kondisi setiap tahunnya berbeda. Begitu pun tingkat ancaman yang bakal dihadapi.

Boleh jadi lokasi daerah rawan macet, kecelakaan dan kejahatan, tidak berubah, misalnya jalur Pantura, Jalur Trans-Jawa atau Trans-Sumatera arteri Jawa dan Sumatera, terutama daerah Jakarta. Tetapi, tingkat kerawanan, tentu akan berbeda dengan tahu lalu.

Hal lain yang perlu menjadi titik konsentrasi adalah daerah wisata dan tempat ibadah.
Yang lebih penting lagi, para penegak hukum perlu bersikap bijak ketika merespons terjadinya pelanggaran.

Jangan karena melanggar, lantas diperlakukan semena – mena.

Itulah sebabnya, perlunya mengedepankan sikap preemptif dan preventif.

Melakukan tugas pengamanan, sejatinya memberi pelayanan terbaiknya kepada masyarakat.

Baik buruknya pelayanan akan tergantung bagaimana aparat bersikap dann memperlakukan warga masyarakat. (*).