Situs toto adalah langkah pertama menuju petualangan yang tak terlupakan. Contohnya di pasaran togel Macau, para penjudi memasuki dunia yang penuh dengan kegembiraan dan kejutan. Dengan tekad yang kuat, mereka siap memutar otak untuk merumuskan prediksi berdasarkan angka keluaran data macau 4d beberapa bulan sebelumnya.

Pernah dengar situs judi poker online terpercaya dari IDNPLAY? Jika ya maka tidak salah lagi bahwa idnpoker adalah jawabannya. Situs ini juga menyediakan download APK terbaru dan link login alternatif untuk pemain di wilayah Indonesia dan benua Asia.

Monday, 02 December 2019

Biasanya Steril dari Kendaraan Apapun, Jalur Sepeda Jadi Tempat Parkir

Senin, 2 Desember 2019 — 7:32 WIB
IMG_20191202_073143

JAKARTA – Banyaknya peserta kegiatan Reuni 212 yang digelar di Monumen Nasional (Monas) menjadikan sejumlah kawasan ‘terlarang’ dijadikan tempat memarkir kendaraan.

Para peserta kegiatan yang menggunakan sepeda motor, mobil, mini bus, dan bus AKAP harus memarkir kendaraan di luar kawasan Monas karena tidak memungkinkan parkir di kawasan Irti Monas.

Sehingga sejumlah ruas jalan harus dijadikan tempat parkir kendaraan. Tidak hanya menggunakan trotoar sebagai tempat parkir, jalur sepeda yang baru saja dikeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai kawasan terlarang bagi kendaraan bermotor turut dijadikan tempat parkir.

Padahal Pemprov DKI tengah gencar mempromosikan jalur sepeda yang dilarang untuk tempat berhenti, parkir, atau sekedar dilintasi kendaraan bermotor. Sejak dikeluarkannya Pergub Jalur Sepeda, sejumlah kendaraan juga sempat dilakukan tindakan tegas berupa tilang oleh petugas Kepolisian.

Jalur sepeda yang telah diberi warna hijau ini hanya diperbolehkan untuk sepeda atau skuter listrik saja. Namun, dalam kegiatan Reuni 212 nampak tidak sedikit kendaraan khususnya motor yang parkir di jalur sepeda.

Salah satu jalur sepeda yang dijadikan tempat parkir adalah Jalan Medan Merdeka Selatan tepatnya di depan Gedung Antara menuju Bundaran Patung Kuda. Petugas Kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta yang berada di lokasi tidak dapat berbuat banyak karena saking banyaknya kendaraan yang memarkir.

Kawasan ‘terlarang’ lain yang dijadikan parkir adalah trotoar. Kondisi ini membuat pejalan kaki harus mencari celah agar bisa berjalan. (yendhi/yp)