Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 05 December 2019

Polisi Tak Menutup Kemungkinan akan Jemput Paksa Ahmad Fanani

Kamis, 1 Agustus 2019 — 14:13 WIB
Mentan bendahara pemuda Muhammadiah Ahmad Fanani, mangkir jalani pemeriksaan. (dok)

Mentan bendahara pemuda Muhammadiah Ahmad Fanani, mangkir jalani pemeriksaan. (dok)

JAKARTA – Kasubdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendrawan mengaku, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan menjemput paksa tersangka kasus dugaan korupsi Dana Apel dan Kemah Pemuda Islam Indonesia, Ahmad Fanani.

Pasalnya, Fanani sudah dua kali mangkir dari panggilan polisi perihal pemeriksaan dirinya sebagai tersangka atas kasus tersebut.

Panggilan pertama dijadwalkan pada Senin (22/7/2019), dan panggilan kedua dijadwalkan pada Senin (29/7/2019). Namun dua panggilan tersebut tidak dihadiri oleh Fanani.

Oleh karena itu, ia menegaskan kalau pihaknya tak menutup kemungkinan akan mengeluarkan surat membawa terhadap mantan Bendahara Pemuda Muhammadiyah ini.

“Secara Formil sudah bisa,” ujar Bhakti ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (1/8/2019).

Meski begitu, ia mengaku harus mengkoordinasikan hal ini terlebih dahulu. Terlebih, Fanani masih memiliki satu kesempatan lagi untuk hadir dalam panggilan ketiga. Di mana panggilan ketiga ini masih belum terjadwal hingga sekarang.

“Kita masih koordinasikan dulu ke direktur (Iwan Kurniawan). Karena sudah dua kali (mangkir dari panggilan),” jelas Bhakti.

Diketahui, kegiatan Kemah Pemuda Islam Indonesia diadakan dengan dana APBN Kemenpora tahun anggaran 2017 dan turut melibatkan GP Ansor serta PP Pemuda Muhammadiyah. Kasus ini pun telah ditingkatkan ke tahap penyidikan oleh kepolisian. Sebab, ditemukan kerugian negara akibat kasus tersebut.

Bukti kerugian negara tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan saksi-saksi terkait kegiatan kemah Pemuda Islam Indonesia ini. Adapun saksi-saksi yang dimaksud, yakni Mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar, Panitia Acara Dana Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia dari Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani, Ketua Kegiatan dari GP Ansor Safaruddin, dan Abdul Latif dari Kemenpora.

Dalam kasus tersebut, penyidik Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya baru menetapkan satu tersangka, yakni Ahmad Fanani. Penetapan tersangka terhadap mantan Bendahara Pemuda Muhammadiyah itu dilakukan pada 19 Juni 2019, setelah penyidik melakukan gelar perkara. (firda/tri)