Situs toto adalah langkah pertama menuju petualangan yang tak terlupakan. Contohnya di pasaran togel Macau, para penjudi memasuki dunia yang penuh dengan kegembiraan dan kejutan. Dengan tekad yang kuat, mereka siap memutar otak untuk merumuskan prediksi berdasarkan angka keluaran data macau 4d beberapa bulan sebelumnya.

Pernah dengar situs judi poker online terpercaya dari IDNPLAY? Jika ya maka tidak salah lagi bahwa idnpoker adalah jawabannya. Situs ini juga menyediakan download APK terbaru dan link login alternatif untuk pemain di wilayah Indonesia dan benua Asia.

Saturday, 02 November 2019

Polisi Telah Periksa Tiga Saksi Terkait Dugaan Peretasan Twitter Wamenag

Jumat, 1 November 2019 — 13:04 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.(firda)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.(firda)

JAKARTA – Penyidik masih menyelidiki kasus dugaan peretasan akun twitter milik Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah memeriksa tiga saksi terkait kasus tersebut.

“Ya kita masih penyelidikan itu, ya masih penyelidikan. Ya ada 3 saksi toh sudah diperiksa kemarin ya,” ujar Argo ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (1/11/2019).

Meski begitu, ia tidak menyebutkan identitas dari tiga saksi yang telah diperiksa oleh penyidik tersebut. Ia hanya mengungkapkan, salah satu yang telah diperiksa ialah pengelola akun twitter milik Zainut, yakni Sya’ron Mubarok.

“Saksi yang diperiksa yang mengetahui, yang melaporkan kan itu. Yang megang akunnya bapak Wamenag kan bukan Wamenag, ada orang lain,” kata Argo.

Seperti yang diberitakan sejumlah media, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi mengatakan kalau akun Twitter miliknya diretas oleh orang tidak bertanggung jawab. Ia pun melaporkan kejadian itu ke Polda Metro Jaya.

“Saya sudah melaporkan kejadian tersebut ke polisi Subdit Tindak Pidana Siber Polda Metro Jaya,” kata Zainut kepada wartawan di Jakarta, Minggu (27/10/2019).

Adapun pelaporan ke Polda Metro Jaya itu atas dugaan peretasan akun dan penyebaran konten bermuatan melanggar kesusilaan. Sebanyak 32 akun media sosial turut dilaporkan terkait pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Zainut.

Atas adanya konten yang tidak sesuai norma kesusilaan, Zainut menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas ketidaknyamanan tersebut. (firda/tri)