Saturday, 07 December 2019

Aplikasi Parents Up Buatan Warga Depok Diapresiasi Dunia Internasional

Kamis, 14 November 2019 — 17:41 WIB
Tokoh pendidikan dan pengusaha Kota Depok H. Acep Azhari saat mengikuti KTT Inovasi HundrED Internasional di Helsinki, Filandia. (ist/anton)

Tokoh pendidikan dan pengusaha Kota Depok H. Acep Azhari saat mengikuti KTT Inovasi HundrED Internasional di Helsinki, Filandia. (ist/anton)

DEPOK – Inovasi aplikasi Parents Up berkaitan dengan tanggung jawab kegiatan pendidikan bukan hanya dilimpahkan ke staf pengajar atau guru, namun perlu melibatkan seluruh masyarakat khususnya orang tua mendapatkan apresiasi dunia internasional.

“Alhamdulillah.. Ternyata aplikasi Parents Up yang dibuat oleh putera Depok sebagai salah satu kegiatan pendidikan ke siswa mendapatkan perhatian serius dari kalangan pendidik tingkat dunia khususnya di 100 kota di dunia,” kata H. Acep Azhari, selaku pencetus aplikasi Parents Up usai mengikuti Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Inovasi HundrED di Helsinki, Filandi, Kamis (14/11/2019).

Ternyata keberadaan aplikasi Parents Up yang berasal dari Kota Depok, Jawa Barat, mendapatkan perhatian serius kalangan pendidik dari seluruh dunia yang mengikuti KTT Iovasi HundrED selama dua hari. Sekitar 100 ahli inovasi bidang pendidikan se dunia ingin mengetahui sampai sejauhmana aplikasi tersebut dapat dipakai dalam dunia pendidikan pada era teknologi sekarang ini.

Menurut dia, era teknologi sekarang dunia pendidikan tentunya memiliki persaingan ketat serta membutuhkan daya kreatif, inovasi dan vitalisasi tanpa harus mengesampingkan budaya asli daerah yang ada. Untuk di Indonesia sendiri tentunya budaya asli itu tetap masuk serta beriringan dalam dunia pendidikan di sekolah negeri maupun swasta.

Melihat hal itu, dirinya bersama Didi Diarsa salah satu pendamping pembuat aplikasi, beberapa bulan belakangan mencari inovasi aplikasi bidang pendidikan yang sesuai dengan tata cara dan budaya di Indonesia sehingga muncul aplikasi Parents Up yang berkeinginan menyesuaikan serta memberikan kesempatan orang tua murid dan guru untuk dapat memonitor perkembangan siswa setiap saat.

Selain mengunjungi atau mengikuti KTT di Finlandia, tambah tokoh pendidik dan pengusaha Kota Depok ini,  juga menyambangi negara Estonia untuk melihat perkembangan Ekonomi Kreatif, Start Up serta munculnya unicorn unicorn kelas dunia yang mampu mengalirkan investasi masuk dan berdampak pada bangkitnya perekonomian mereka. (anton/ys)