Saturday, 14 December 2019

Usai Terima DIPA, Menteri LHK Gerak Cepat untuk Percepat Implementasi

Minggu, 17 November 2019 — 2:11 WIB
Gerak cepat setelah terima DIPA,  Menteri LHK  Rapim dengan semua pejabat  Eselona I KLHK.

Gerak cepat setelah terima DIPA, Menteri LHK Rapim dengan semua pejabat Eselona I KLHK.

JAKARTA – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya bersama Wakil Menteri (Wamen)  LHK, Aloe Dohong, menggelar Rapat Pimpinan atau Rapim dengan semua pejabat  Eselona I KLHK.

Untuk pertama kalinya  sejak adanya penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA)  ini atau dalam  berpuluh tahun lamanya, maka baru kali ini yakni tanggal 14 Nopember lalu, KLHK menerima secara langsung DIPA    yang  diserahkan  langsung dari tangan Bapak Presiden Joko Widodo.

“Saya sunguih tidak menyangka  dan menurut saya hal itu mempunyai  arti yang sangat penting  bagi  KLHK  dan menjadi tanggung jawab seluruh jajaran KLHK. Hal ini harus saya tegaskan kepada semua unsur pimpinan KLHK,” ujar Menteri Siti Nurbaya menjelaskan alasan menggelar Rapim sekembalinya dari Istana Negara  Kamis sore.

Kepada media pada Sabtu (16/11), Menteri Siti Nurbaya mengatakan, DIPA untuk pembangunan 2020 diserahkan oleh Presiden Jokowi secara simbolik kepada 12 Menteri  dan 34 Gubernur provinsi.

Menteri LHKSiti Nurbaya merupakan  satu diantara 12 menteri penerima DIPA atas pertimbangan peran penting dalam pembangunan 2020 serta kinerja lembaga.

Lebih lanjut Siti Nurbaya menjelaskan bahwa  dari DIPA  2020 KLHK sebesar 9,01 triliun rupiah, terdapat lebih  dari 4,9 triliun rupiah program yang dimandatkan sebagai Prioritas Nasional (PN) , yaitu pada PN pertumbuhan ekonomi berkualitas, pada PN mengatasi kesenjangan dan pada PN kualitas lingkungan dan ketahanan bencana serta dampak iklim.

Mandat Luar Biasa

Kalau dihitung dana pegawai dan operasional kantor  sebesar  2,8 triliun rupiah bagi  hampir  17 ribu  pegawai, maka  mandat kepada  KLHK untuk  menjalankan program Prioritas Nasional itu  mencakup  sekitar 79 %.

“Bagi saya ini mandat luar  biasa dan cukup  berat, sehingga harus  benar-benar dipertanggung jawabkan keberhasilan output  dan outcome serta sasaran fungsional program dan dampaknya bagi rakyat. Ini bukan main-main, oleh karena itu dari istana saya langsung  minta  dilaksanakan rapat seluruh unsur  pimpinan KLHK,” tegas Menteri Siti.

Dalam rapat briefing satu jam itu Menteri Siti  secara panjang lebar menegaskan  program dan sasaran serta langkah-langkah percepatan implemnetasinya seperti  persiapan administrasinya dan strategi operasional lapangan.

“Kepercayaan yang besar harus diisi oleh kerja keras dan upaya yang besar  juga  dari seluruh  jajaran  kementerian. Mari kita buat  yang baik  untuk kebaikan negeri ini,”ujar Menteri Siti. (*/win)