Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 21 November 2019

Berbiaya Tinggi, Pilkada Langsung Perlu Didanai APBN

Kamis, 21 November 2019 — 2:09 WIB
Anggota DPD RI dari Sulteng Abdul Rachman Thaha

Anggota DPD RI dari Sulteng Abdul Rachman Thaha

JAKARTA – Anggota  Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI berpendapat bahwa selama ini  pilkada langsung yang dipilih  rakyat  berbiaya tinggi. Meski begitu,  pilkada langsung sebagai bentuk kedaulatan, kebebasan, dan demokrasi, dimana rakyat bisa memilih dan menentukan pemimpinnya sesuai hati nuraninya.

“Pilkada langsung untuk bupati dan walikota itu sesuai UU No. 22 tahun 1999 tentang Otonomi Derah (Otda). Sehingga biaya pilkada pun jadi tanggung jawab daerah. Kalau daerah terbukti tak sanggup, ini yang perlu dipikirkan bersama,” tegas anggota DPD RI dari Sulawesi Tengah, Abdul Rachman Thaha dalam dialog kenegaraan ‘Bisakah Pilkada Majukan Daerah?’ bersama anggota Komisi IX DPR RI F-NasDem Ratu Wulla Talu di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Abdul Rachman, DPD RI mengusulkan revisi UU Otda dan pilkada, agar biaya pilkada dibiayai oleh APBN, dan yang pilkada langsung hanya bupati dan kota, sedangkan Pilgub bisa dipilih DPRD.

Sebagai contoh provinsi Sulawesi Tengah saja untuk KPU dan Bawaslu Rp 180 miliar ditambah keamanan bisa Rp 200 miliar. Kalau ada 10 provinsi butuh Rp 4 triliun. Meski gubernur merupakan perpanjangan dari pemerintah pusat.

“Pilkada langsung dan oleh DPRD sama-sama ada positif negatifnya. Positifnya, rakyat ikut membangun peradaban demokrasi secara berdaulat dalam memilih pemimpin daerah. Sebaliknya, oleh DPRD, kedaulatan dan kebebasan rakyat dikebiri oleh DPRD,” tambah Abdul Rachman.

Akibat biaya tinggi kata Abdul Rachman, ada sembilan (9) daerah di Sumatera Barat, NTT dan daerah lain, yang  menyatakan tak punya anggaran. Karena kuras kas daerah, maka banyak kepala daerah tak bisa menyusun program pembangunannya karena tak ada uang. Inilah yang berpotensi korupsi. “Inilah perlunya pilkada dibiayai APBN,” ujarnya.

Untuk itu,  DPD RI kerjasama dengan Kemendagri untuk membentuk tim kajian daera-daerah mana yang indeks demokrasinya baik dan tidak. “Dari indeks inilah nanti, kita bisa melihat daerah yang siap pilkada dan tidak,” katanya. (rizal/win)

Terbaru

bri
Jumat, 22/11/2019 — 1:09 WIB
Panglima TNI Terima Kunjungan Direksi BRI
Wali Kota Depok Muhammad Idris saat melantik sekitar 55 orang administrator dan pengawas di lingkungan Kota Depok. (anton)
Kamis, 21/11/2019 — 23:34 WIB
Usai Mutasi, 55 ASN Depok Dilantik Mendadak
Indra Syafrie
Kamis, 21/11/2019 — 23:13 WIB
SEA Games 2019
Timnas Indonesia Tiba di Filipina