Thursday, 28 November 2019

Terjangkit Hepatitis A, Kegiatan Belajar Mengajar di SMP N 20 Depok Diliburkan 3 Hari

Selasa, 26 November 2019 — 12:00 WIB
SMP Negeri 20 Depok diliburkan 3 hari.(anton)

SMP Negeri 20 Depok diliburkan 3 hari.(anton)

DEPOK – Setelah hampir sepekan kasus penyebaran penyakit Hepatitis A di lingkungan SMP N 20 Depok,  akhirnya jajaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok meliburkan murid selama tiga hari.

Keputusan ini berdasarkan musyawarah antara komite sekolah dengan orang tua murid dan guru.

“Kami memang sudah bermusyawarah dan menyampaikan informasi ke seluruh siswa serta orang tua murid, pada  hari Senin (25/11/2019) saat apel pagi, bahwa mulai Selasa hingga Kamis atau tiga hari kedepan kegiatan belajar mengajar di liburkan, untuk  menyeterilkan sekolah dari penyebaran penyakit Hepatitis A yang terjadi di sekolah trsebut,” kata Kepala Disdik Kota Depok M. Thamrin didampingi Kepala SMPN 20 Depok Komar, Selasa (26/11/2019).

Sebetulnya sejak kasus penyebaran penyakit Hepatitis A mencuat, Rabu (20/11/2019) pihak jajaran Disdik Kota Depok telah bekerjasama dnegan Dinas Kesehatan (Dinkes) Depok dan seluruh orang tua murid untuk memberikan pengobatan serta pemeriksaan kesehatan 450 siswa .

Menjelang Ujian Semester

“Korban yang terkena penyakit Hepatitis A setelah hasil pemeriksaan darah mencapai 100 orang siswa namun yang terjangkit atau terkena penyakit tersebut sekitar 40 orang anak termasuk tiga guru,” ujarnya.

Setelah mendapatkan penangganan di RUSD maupun Puskesmas mereka memang diharuskan istirahat dirumah namun ada yang tetap masuk sekolah.

“Kondisi kesehatan yang terkena penyakit tersebut berangsur membaik,” imbuhnya.

Tapi melihat situasi menjelang ujian semester mulai tanggal 1 dan 2 Desember 2019 mendatang,  dengan pertimbangan  musyawarah dengan orang tua murid serta komite sekolah maka kegiatan belajar mengajar diliburkan selama tiga hari yaitu Selasa, Rabu dan Kamis (26, 27 dan 28 November 2019).

Ditambahkan Kepala SMPN 20 Depok, Komar, selain memberikan kesempatan siswa  untuk belajar di rumah menghadapi ujian semester,  pihaknya juga berupaya melakukan sterilisasi lingkungan sekolah yang ada.

“Kami berharap orang tua murid untuk mengawasi dan memantau anaknya  saat libur tiga hari dengan diisi kegiatan belajar di rumah dengan baik,” tuturnya. (anton/tri)